Viral di Media Sosial

Polisi Beberkan Penyebab Macet Parah di BKT Rorotan Senin Pagi, Imbas Proyek Jalan hingga Bottleneck

Polisi mengungkap penyebab kemacetan parah yang terjadi di kawasan Jembatan Rorotan, Jalan Inspeksi Kanal Banjir Timur.

Tayang:
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
PENYEBAB KEMACETAN - Polisi mengungkap penyebab kemacetan parah yang terjadi di kawasan Jembatan Rorotan, Jalan Inspeksi Kanal Banjir Timur, Cilincing, Jakarta Utara, pada Senin (4/5/2026) pagi. Kasat Lantas Wilayah Jakarta Utara Kompol Ridha Aditya mengatakan, kemacetan dipicu lonjakan volume kendaraan dari arah Bekasi menuju Jakarta pada jam sibuk pagi hari. (TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO). 

TRIBUNJAKARTA.COM, CILINCING - Polisi mengungkap penyebab kemacetan parah yang terjadi di kawasan Jembatan Rorotan, Jalan Inspeksi Kanal Banjir Timur, Cilincing, Jakarta Utara, pada Senin (4/5/2026) pagi.

Kasat Lantas Wilayah Jakarta Utara Kompol Ridha Aditya mengatakan, kemacetan dipicu lonjakan volume kendaraan dari arah Bekasi menuju Jakarta pada jam sibuk pagi hari.

"Pada pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB, arus masyarakat dari Bekasi menuju Jakarta cukup padat karena menghindari Jalan Raya Bekasi ke arah Cakung yang sedang ada proyek pekerjaan jalan," kata Ridha di lokasi, Senin sore.

Ia menjelaskan, pengendara kemudian mencari jalur alternatif melalui kawasan Harapan Indah yang terhubung ke wilayah Rorotan, Cilincing.

Namun, di titik perbatasan tersebut terdapat penyempitan jalan atau bottleneck yang memicu kepadatan kendaraan.

"Di perbatasan Harapan Indah dengan Rorotan Cilincing ada median jalan yang mengalami bottleneck, sehingga terjadi perlambatan dan kepadatan," ujarnya.

Ridha menambahkan, kemacetan parah tersebut umumnya hanya terjadi pada pagi hari saat masyarakat berangkat kerja dari Bekasi ke Jakarta.

Ia menyebut kemacetan mulai terurai sekitar pukul 09.00 WIB setelah volume kendaraan berangsur berkurang.

"Untuk jam-jam kepadatan memang terjadi saat pagi hari, karena volume kendaraan dari Bekasi ke Jakarta cukup tinggi, sementara badan jalannya mengalami penyempitan. Sekitar jam 9 sudah mulai terurai karena arus kendaraan sudah mulai lolos," ucapnya.

Sementara itu, untuk kondisi lalu lintas pada sore hari, Ridha memastikan arus balik dari Jakarta menuju Bekasi terpantau masih terkendali.

Guna mengantisipasi kemacetan serupa, pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan pihak kontraktor proyek di kawasan Jalan Raya Bekasi agar pekerjaan dilakukan di luar jam sibuk.

Ia juga menyebut proyek tersebut ditargetkan rampung pada Sabtu, 9 Mei 2026.

"Kami sudah koordinasi agar pekerjaan dilakukan pada malam hingga dini hari, sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas," ungkapnya.

Selain itu, Satlantas Jakarta Utara akan menerjunkan personel untuk melakukan pengaturan lalu lintas di titik perbatasan Rorotan.

Petugas juga akan menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional dengan skala prioritas untuk mengurai kemacetan.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved