Andalkan RDF dan PSEL, Pramono Optimis Masalah Sampah Jakarta Bisa Tuntas

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung optimistis masalah sampah di Ibu Kota bisa terselesaikan dengan pembangunan fasilitas PSEL di sejumlah titik.

Tayang:
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
MASALAH SAMPAH - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung optimis masalah sampah di Ibu Kota bisa terselesaikan dengan pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) di sejumlah titik. 

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung optimis masalah sampah di Ibu Kota bisa terselesaikan dengan pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) di sejumlah titik.

Keyakinan itu disampaikan Pramono usai Pemprov DKI menggandeng Danandara untuk merealisasikan pembangunan dua fasilitas PSEL di Tanjungan, Kamal Muara dan di Bantargebang.

3 Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Dibangun di Jakarta

Pramono memastikan, Pemprov DKI bersama Danandara sudah meneken kerja sama untuk menjalankan dua PSEL itu.

Nantinya, dua fasilitas pengolahan sampah akan dibangun oleh pemerintah pusat. Sedangkan Pemprov DKI bertanggung jawab dalam penyiapan lahan dan sampah yang akan diolah.

“Mengenai Danantara, kami sudah dua yang ditandatangani. Pertama adalah di Bantargebang dan kedua di Kamal Muara (Tanjungan). Dua-dua ktu nanti PLTSa dengan kalasitas untuk sampah ya ktu antara 2.500 sampai 3.000 ton,” ucapnya, Selasa (5/5/2026).

Selain dua PSEL itu, Pemprov DKI Jakarta disebut Pramono juga akan membangun fasilitas pengolahan sampah baru di daerah Sunter, Jakarta Utara.

“Jadi Jakarta akan ada tiga pembangkit listrik tenaga sampah,” kata politikus senior PDI Perjuangan ini.

Optimis Masalah Sampah Tuntas

Selain tiga PSEL itu, Pemprov DKI Jakarta disebut Pramono juga masih memiliki fasilitas pengolahan sampah RDF yang berada di Rorotan, Jakarta Utara dan TPST Bantargebang.

Bila seluruh fasilitas pengolahan sampah itu bisa berjalan dengan baik, Pramono optimis masalah sampah yang selama ini jadi momok bisa segera dituntaskan.

“Kalau itu jalan semua, maka problem sampah di Jakarta terus terang akan selesai,” ujarnya.

Antisipasi Penumpukan Sampah di Bantargebang 

Di sisi lain, Pemprov DKI Jakarta saat ini juga masih berupaya mengurangi penumpukan sampah di TPST Bantargebang.

Pasalnya, dua PSEL yang akan dibangun oleh Danantara itu baru bisa mulai dikerjakan pada pertengahan 2026 ini.

Dengan langkah ini diharapkan volume sampah yang menggunung dapat berkurang secara signifikan.

Berita terkait

 

Baca berita TribunJakarta.com lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved