Idul Adha
Sosok Khatib dan Imam Salat Iduladha di Istiqlal: Ada Alumni Kanada hingga Imam Muda Andalan
Masjid Istiqlal telah menetapkan khatib dan imam untuk pelaksanaan salat Iduladha dengan menghadirkan sosok ini.
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Rr Dewi Kartika H
TRIBUNJAKARTA.COM, SAWAH BESAR - Masjid Istiqlal bakal menyelenggarakan salat Iduladha 1447 Hijriah pada Rabu (27/5/2026) mendatang mulai pukul 06.45 WIB.
Terkait hal ini, Masjid Istiqlal telah menetapkan khatib dan imam untuk pelaksanaan salat Iduladha dengan menghadirkan sosok akademisi sekaligus ulama hingga imam muda andalan.
“Yang bertindak selamu khatib nanti Insyaallah Prof. Dr. Hamdan Juhannis, beliau adalah Rektor UIN Alauddin Makassar,,” ucap Menteri Agama RI sekaligus Imam Besar Istiqlal Nasaruddin Umar di Masjid Istiqlal, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Senin (25/5/2026).
Rektor UIN Jadi Khatib, Alumni Kanada dan Seorang Kiai
Nasaruddin menjelaskan, sosok khatib yang ditunjuk bukan hanya akademik, tapi juga memiliki latar belakang keagamaan yang kuat.
“Beliau adalah alumni McGill University, Montreal, Kanada, dan juga seorang kiai,” ujarnya.
Dengan latar belakang tersebut, khotbah Iduladha di Istiqlal diharapkan mampu menyampaikan pesan keagamaan yang mendalam sekaligus relavan dengan isu kekinian.
Tema Iduladha 2026
Untuk Iduladha tahun ini, Masjid Istiqlal akan mengusung tema ‘Meneguhkan Spirit Kurban, Merawat Alam dan Kemanusiaan’.
“Ini bagian dari tema besar Kementerian Agama, yaitu ekoteologi dan kurikulum cinta. Ini yang kami coba elaborasicd bentuk khotbah,” kata dia.
Imam Dipercayakan kepada Ustaz Ahmad Anshoruddin Ibrahim
Sementara itu, imam salat Iduladha dipercayakan kepada Ustaz Ahmad Ashoruddin Ibrahim yang merupakan imam rawatib tetap Masjid Istiqlal.
“Beliau adalah seorang alumni terbaik Universitas PTIQ Jakarta,” tuturnya.
Rangkaian Iduladha Dimulai Sejak Pagi
Selain itu, Nazaruddin juga mengimbau jemaah untuk datang lebih awal karena rangkaian salat Iduladha akan dimulai pagi hari.
“Insyaallah jam 6.45 WIB itu sudah rangkaian akan dimulai,” ucapnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan salat Iduladha memang dianjurkan lebih awal untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat melaksanakan penyembelihan hewan kurban.
Istiqlal Jadi Model Pelaksanaan Iduladha
Lebih lanjut, Nazaruddin menegaskan bahwa pelaksanaan Iduladha di Istiqlal selalu mengacu pada standar tertentu karena posisinya sebagai masjid negara.
“Karena ini adalah masjid negara dan juga sekaligus menjadi model untuk masyarakat Indonesia dan juga bahkan Asia Tenggara,” tuturnya.
Dengan penunjukan khatib dan imam yang kompeten, diharapkan pelaksanaan salat Iduladha di Istiqlal dapat kembali menjadi rujukan bagi masyarakat luas.
Baca berita TribunJakarta.com lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita
| DKI Pastikan Hewan Kurban yang Beredar Aman, Belum Ada Temuan Kasus Penyakit Parah |
|
|---|
| Masjid Istiqlal Akan Sembelih Hewan Kurban di H+1 Idul Adha |
|
|---|
| Masih Hari Tasyrik, Ini Sederet Amalan Sunah yang Bisa Dikerjakan untuk Menambah Pahala |
|
|---|
| Masih Punya Stok Daging Kurban? Begini Cara Menyimpannya di Kulkas Agar Segar Lebih Lama |
|
|---|
| Hingga H+1 Idul Adha 2022, Pemkot Depok Catat Ada 19.761 Hewan Kurban yang Disembelih |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Menteri-Agama-sekaligus-Imam-Besar-Istiqlal-Nasaruddin-Umar-tengah.jpg)