Marak Pencurian Komponen, Damkar Jaktim Imbau Warga Terlibat Jaga Hidran

Damkar Jakarta Timur imbau warga terlibat aktif menjaga hidran di lingkungan permukiman agar terhindar dari kasus pencurian, Sabtu (30/5/2026).

Tayang: | Diperbarui:
TribunJakarta/Bima Putra
PENCUIRAN KOMPONEN HIDRAN - Pengendali Damkar Sektor Pasar Rebo, Tobiin saat memberikan keterangan terkait pencurian komponen hidran di Jakarta Timur, Jumat (29/5/2026). TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA 
Ringkasan Berita:
  • Damkar Jakarta Timur mengimbau warga ikut menjaga hidran di lingkungan mereka. Hingga pertengahan 2026, sekitar 80 hidran tercatat kehilangan komponen akibat pencurian sehingga mengganggu proses pemadaman kebakaran.
  • Hilangnya komponen hidran membuat pasokan air ke mobil pemadam tidak dapat mengalir secara normal.
  • Kondisi ini berpotensi merugikan masyarakat, terutama di wilayah yang jauh dari sumber air seperti kali atau waduk.
 

 

TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Jajaran Damkar Jakarta Timur mengimbau warga terlibat aktif menjaga hidran di lingkungan permukiman mereka agar terhindar dari kasus pencurian.

Pasalnya hingga pertengahan tahun 2026 saja tercatat ada sekitar 80 hidran yang komponennya dicuri, akibatnya proses pemadaman kebakaran terkendala karena keterbatasan sumber air.

Tanpa komponen tersebut air dari hidran tidak dapat mengalir ke unit mobil pompa Damkar, padahal dalam pemadaman kebakaran ketersediaan sumber air menjadi faktor penting.

"Saya mengimbau untuk warga tolong sama-sama karena itu adalah fasilitas umum, ya sama-sama kita menjaga," kata Pengendali Damkar Sektor Pasar Rebo, Tobiin, Sabtu (30/5/2026).

Damkar Jakarta Timur menyatakan hidran merupakan sumber air tambahan yang dapat membantu saat proses pemadaman kebakaran, khususnya di daerah jauh dari aliran kali, dan waduk.

Sehingga bila hidran yang disediakan rusak atau komponennya dicuri sehingga tak dapat digunakan, maka masyarakat di lokasi tersebutlah paling dirugikan saat terjadi kebakaran.

Atas hal tersebut Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur mengimbau warga turut membantu menjaga fungsi hidran, agar saat dibutuhkan dapat berfungsi optimal.

"Kalau seumpama tahu orangnya melakukan pencurian bisa laporin aja ke pihak kepolisian. Kemungkinan oleh orang tak bertanggung jawab (komponen) kopling hidran itu dicuri untuk dijual," ujar Tobiin.

Untuk mensiasati kondisi hidran yang komponennya dicuri, masing-masing unit mobil pompa Damkar Jakarta Timur dilengkapi dengan komponen adaptor pengganti untuk menghubungkan hidran dengan selang.

Sehingga meski komponen hidran dicuri, tapi menggunakan adaptor pengganti petugas tetap dapat mengakses sumber air tambahan dari hidran untuk membantu proses pemadaman kebakaran.

"Sekarang itu hidran yang dicuri hampir 90 persen sudah diperbaiki semua. Tapi ya itu, kendalanya itu harus ada adaptor dari yang kita bawa di unit. Solusi untuk menghindari dari pencurian," tutur Tobiin.

Berita Terkait

Baca berita TribunJakarta.com lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved