Kabur Tinggalkan Motor, Penjual Simpan Obat Keras di Semak-semak BKT Jakarta Timur

Penjual obat keras kabur saat aparat gabungan menggerebek lapak di Jalan Inspeksi BKT, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (11/6/2026).

Tayang:
Warta Kota/Miftahul Munir/Istimewa/Dok Raimas Backbone Polres Metro Jakarta Timur.
LAPAK OBAT KERAS - lapak penjual dan ilustrasi obat keras. Lapak penjual obat keras digrebek petugas gabungan dan warga di sekitar BKT, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (11/6/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Aparat gabungan TNI-Polri bersama warga menggerebek lapak penjualan obat keras di kawasan BKT, Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur, setelah adanya keluhan warga yang resah dengan aktivitas tersebut.
  • Para penjual berhasil melarikan diri saat penggerebekan, namun meninggalkan sebuah sepeda motor. 
  • Petugas juga menemukan ratusan butir obat keras berbagai merek yang diduga disembunyikan di semak-semak untuk menghindari kecurigaan warga.


TRIBUNJAKARTA.COM - Penjual obat keras kabur meninggalkan sepeda motor saat aparat gabungan menggerebek lapak di  Jalan Inspeksi Banjir Kanal Timur (BKT), Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (11/6/2026).

Para pelaku diduga menyimpan obat keras di semak-semak BKT. 

Hal itu dilakukan guna menutupi barang bukti sehingga tidak dicurigai oleh warga.

Aparat gabungan TNI-Polri bersama warga akhirnya menggerebek sebuah lapak penjualan obat keras tersebut.

Warga merasa resah dan khawatir anak muda di lingkungannya konsumsi obat keras.

Dikutip dari Wartakotalive, pelaku penjual obat keras melarikan diri saat aparat kepolisian bersama TNI dan Warga mendatangi lapak tersebut.

Di lokasi, ditemukan ratusan butir obat keras berbagai merek dan sepeda motor Suzuki Satria milik pelaku yang ditinggalkan.

Lapak obat itu kemudian di hancurkan oleh petugas dan warga agar tidak ada lagi aktivitas terlarang tersebut.

Salah satu warga bernama Ipit Purwanto mengatakan, awalnya ia mendengar dan melihat langsung aktivitas penjualan obat di lapak tersebut.

"Awalnya kami tidak tahu itu obat apa, tapi setelah kami hubungi aparat ternyata ditemukan obat terlarang," kata Ipit, Kamis.

Menurutnya, aparat TNI dan Polri sangat cepat merespon aduan masyarakat sehingga lapak obat keras itu bisa langsung digrebek.

Ipit melanjutkan, penjual obat keras di sana bukan hanya satu orang tapi ada beberapa dan semuanya melarikan diri.

"Pedagang ini banyak akalnya, mereka jualan secara sembunyi dan head to head. Tadi kami lihat terduga pelaku ada tiga orang ya, semua melarikan diri," tegasnya.

Para pelaku diduga menyimpan obat keras itu di semak-semak BKT guna menutupi barang bukti dan tidak dicurigai oleh warga.

Warga sekitar bakal membantu aparat penegak hukum untuk antisipasi penjualan obat terlarang di sana dengan patroli secara rutin.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved