Dinding Pembatas Laut di Muara Angke Penjaringan Retak

Dinding pembatas laut yang berada di kawasan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, retak.

TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Dinding pembatas laut yang berada di kawasan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, retak, Sabtu (4/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PENJARINGAN - Dinding pembatas laut yang berada di kawasan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, retak.

Keretakan terjadi di salah satu titik pada dinding bercat hijau yang membentang sekitar 150 meter itu.

Pengamatan TribunJakarta.com, ada juga beberapa bagian dinding yang meskipun tidak retak, namun memiliki celah seperti tidak menempel sempurna dengan bagian dinding lainnya.

Dinding pembatas laut yang berada di kawasan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, retak, Sabtu (4/1/2020).
Dinding pembatas laut yang berada di kawasan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, retak, Sabtu (4/1/2020). (TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino)

Dinding ini membatasi antara lautan yang dipenuhi kapal ikan dengan jalan raya di sisi lainnya. Tepatnya, Jalan Pluit Karang Barat.

Kepala Satuan Pelaksana Kepelabuhanan Perikanan Muara Angke Arief Prakoso mengatakan, bagian yang retak adalah bagian dinding, bukan tanggul.

Posisi dinding pembatas ini memang berada persis di atas tanggul di lokasi itu.

"Ini dinding, sebenarnya bukan tanggul. Jadi dinding di atas tanggul itu yang mengalami keretakan," kata Arief saat ditemui TribunJakarta.com, Sabtu (4/1/2020).

Arief memastikan, keretakan pada dinding di atas tanggul itu tidak bakal berdampak terhadap adanya potensi air laut rembes ke jalan raya.

Pasalnya, air pasang tertinggi masih berada di batas aman.

"Kalo tanggulnya ke batas air dengan pasang tertinggi masih ada jarak 40-50 sentimeter. Masih aman sebenarnya," kata Arief.

Calon Pengganti King Eze Tak Takut Hadapi Panasnya Persaingan Skuat Persib Bandung

Listrik Masih Padam, Jasa Ngecas HP di Tenda Pengungsian Dipenuhi Korban Banjir Teluk Gong

Adapun keretakan tanggul ini diketahui warga setempat pada Jumat (3/1/2020) lalu.

Warga lalu melapor ke Unit Pelaksana Teknis Pelabuhan Muara Angke untuk segera dilakukan penanganan.

"Warga melihat ada keretakan, untuk mengantisipasi itu ya kita tutup," kata Arief.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved