Waspada, 10 Kecamatan dan Jaksel dan Jaktim Masuk Daerah Rawan Longsor, Ini Daftarnya!

BPBD DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini potensi longsor di sejumlah wilayah di ibu kota. Ada 10 Kecamatan di Jaksel dan Jaktim rawan longsor.

Istimewa
Tanah longsor terjadi di dapur rumah warga di jalan Haji Jafar RT 006/001 Kembangan Selatan, Kembangan, Jakarta Barat, pada Minggu (1/1/2023). BPBD DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini potensi longsor di sejumlah wilayah di ibu kota. Ada 10 Kecamatan di Jaksel dan Jaktim rawan longsor. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci


TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini potensi pergeseran tanah atau longsor di sejumlah wilayah di ibu kota.

Pada bulan Juni 2023 ini, BPBD mencatat ada 10 kecamatan di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur yang masuk wilayah rawan longsor.

“Prakiraan wilayah potensi terjadi gerakan tanah disusun berdasarkan hasil tumpang susun (overlay) antara peta zona kerentanan gerak tanah dengan peta prakiraan curah hujan bulanan yang diperoleh dari BMKG,” demikian informasi yang disampaikan BPBD DKI lewat instagram resminya (@bpbddkijakarta) dikutip Sabtu (10/6/2023).

Dari hasil tumpang susun tersebut, diperoleh 8 kecamatan di Jakarta Selatan dan 2 kecamatan Jakarta Timur yang masuk zona potensi terjadi gerakan tanah menengah.

“Pada Zona Menengah dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal, terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan,” ucapnya.

Baca juga: Warga Jatinegara Minta Bangun Turap Permanen di Kali Cipinang Gara-gara Kerap Longsor Sejak 2021

Adapun delapan kecamatan di Jakarta Selatan itu ialah Cilandak, Jagakarsa, Kebayoran Lama, Kebayoran Baru, Mampang Prapatan, Pancoran, Pasar Minggu, dan Pesanggrahan.

Sedangkan dua kecamatan di Jakarta Timur yang masuk zona rawan longsor ialah Kramat Jati dan Pasar Rebo.

Kondisi jalan lingkungan di RT 15/RW 02, Cipinang Besar Selatan yang terdampak longsor, Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (7/5/2023).
Kondisi jalan lingkungan di RT 15/RW 02, Cipinang Besar Selatan yang terdampak longsor, Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (7/5/2023). (TribunJakarta.com/Bima Putra)

BPBD DKI pun mengaku sudah berkoordinasi dengan para lurah dan camat untuk mengantisipasi adanya kejadian longsor.

Dalam keadaan darurat, masyarakat bisa langsung menghubungi nomor layanan 112.

Baca juga: Tangis Pria Pecah Saat Nenek Yuli dan Cucunya Korban Longsor Bogor Ditemukan Berpelukan

Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop.

“Kepada lurah, camat, dan masyarakat diimbau untuk tetap mengantisipasi adanya potensi gerakan tanah pada saat curah hujan di atas normal,” ujarnya.


Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved