Ketum PB Mathla'ul Anwar: Pelayanan Haji Tahun Ini Harus Lebih Baik dan Profesional

Ketum PB Mathla'ul Anwar, Jazuli Juwain berharap seluruh persiapan dan pelaksanaan pelayanan haji oleh pemerintah tahun ini dapat berjalan lebih baik.

Tayang:
HO/Istimewa
PELAYANAN HAJI - Ketua Umum Mathla’ul Anwar (PBMA) Dr. KH. Jazuli Juwaini, MA berharap seluruh persiapan dan pelaksanaan pelayanan haji oleh pemerintah tahun ini dapat berjalan lebih baik. 

Ringkasan Berita:
  • Ketua Umum PB Mathla'ul Anwar KH Jazuli Juwaini berharap pelayanan haji 2026 jauh lebih baik dan profesional.
  • Jazuli menekankan pentingnya tata kelola haji yang responsif dan minim persoalan (zero accident).
  • Pemerintah menyiapkan lebih dari 1.200 tenaga kesehatan selama puncak ibadah di Armuzna.

 

TRIBUNJAKARTA.COM - Ketua Umum PB Mathla'ul Anwar (PB MA) Dr. KH. Jazuli Juwaini, MA, berharap seluruh persiapan dan pelaksanaan pelayanan haji oleh pemerintah tahun ini dapat berjalan jauh lebih baik dibanding tahun sebelumnya. 

Menurutnya, momentum tahun pertama pasca pembentukan Kementerian Haji harus menjadi titik awal peningkatan kualitas tata kelola dan pelayanan haji secara menyeluruh.

“Kita berharap pelayanan pemerintah melalui Amirul Hajj, Kementerian Haji, dan seluruh jajaran petugas tahun ini jauh lebih baik bahkan excellence, sehingga makin terasa perbaikan kualitas pelayanan kepada jamaah,” kata Jazuli dalam keterangan tertulis, Senin (25/5/2026).

Jazuli menekankan pentingnya manajemen dan tata kelola haji yang semakin profesional, responsif, dan berorientasi pada keselamatan serta kenyamanan jamaah. 

Dengan pengelolaan yang baik, Anggota DPR RI ini berharap pelaksanaan haji tahun ini dapat berlangsung aman, tertib, dan minim persoalan.

“Manajemen tata kelola haji harus lebih profesional, pelayanan meningkat, bahkan diharapkan zero accident, sehingga seluruh jamaah aman, nyaman, dan memiliki kesan yang baik selama menjalankan ibadah haji,” kata Jazuli.

Menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji 1447 H, Jazuli Juwaini mendoakan seluruh jamaah haji Indonesia diberikan kekuatan, kesehatan, kemudahan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah, serta memperoleh predikat haji yang mabrur.

“Puncak haji kita doakan seluruh jamaah diberikan kekuatan, kesehatan, dan haji yang mabrur sehingga kembali ke tanah air membawa kebaikan bagi bangsa,” ujar Jazuli Juwaini.

Jazuli juga mengajak seluruh pihak, termasuk petugas haji dan masyarakat Indonesia, untuk bersama-sama mendoakan kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun ini agar seluruh jamaah dapat beribadah dengan khusyuk dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat.

1.200 Tenaga Kesehatan Disiagakan

Lebih dari 1.200 tenaga kesehatan disiagakan selama masa puncak ibadah haji yang berlangsung di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Moch Irfan Yusuf mengatakan, setiap kelompok terbang (kloter) didampingi satu dokter dan satu perawat.

Sisanya, sebanyak 419 petugas kesehatan dari PPIH Arab Saudi akan bersiaga di berbagai titik pelayanan.

"Insya Allahbisa melayani jemaah kita selama Armuzna," kata Gus Irfan kepada tim Media Center Haji (MCH) usai mengunjungi Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), Sabtu (23/5/2026). 

Selain itu, Kemenhaj juga menyiapkan sejumlah klinik darurat di titik-titik tertentu. 

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved