Kecelakaan Hari Ini

Kecelakaan Hari Ini di Banyuwangi: Pria 55 Tahun Tewas Tertabrak KA Sri Tanjung

Kecelakaan maut terjadi di jalur kereta api wilayah Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, Senin (1/6/2026) pagi.

Tayang:
Tribun Banyumas/Dok Polsek Wanasari/Kolase TribunJakarta
KECELAKAAN MAUT - Kecelakaan maut terjadi di jalur kereta api wilayah Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, Senin (1/6/2026) pagi. Seorang pria bernama Sulistiyono (55) meninggal dunia setelah tertabrak Kereta Api (KA) Sri Tanjung. 

TRIBUNJAKARTA.COM, BANYUWANGI – Kecelakaan maut terjadi di jalur kereta api wilayah Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, Senin (1/6/2026) pagi.

Seorang pria bernama Sulistiyono (55) meninggal dunia setelah tertabrak Kereta Api (KA) Sri Tanjung.

Korban diketahui merupakan warga Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro.

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 07.18 WIB di KM 17+394 petak jalan antara Stasiun Ketapang dan Stasiun Argopuro, tepatnya di atas terowongan lingkar Bulusan.

Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan korban berada di jalur kereta api saat rangkaian KA Sri Tanjung melintas.

"Masinis sudah membunyikan suling atau klakson lokomotif berkali-kali. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, insiden tersebut tidak dapat terhindarkan," kata Cahyo seperti dikutip dari TribunBanyumas. 

Akibat benturan keras tersebut, korban terlempar dari lokasi semula. Petugas stasiun terdekat bersama jajaran Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) dan warga kemudian mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan.

Selain mengamankan jalur rel, petugas juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat guna mengevakuasi korban.

Korban mengalami luka berat akibat tertabrak kereta api.

Proses evakuasi dilakukan oleh petugas KAI bersama anggota Polsek Kalipuro.

Kapolsek Kalipuro AKP Sukirman membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia memastikan korban meninggal dunia akibat luka berat yang dideritanya.

"Benar, korban meninggal," ujar Sukirman.

Meski terjadi kecelakaan, pihak KAI memastikan tidak ada kerusakan pada sarana maupun prasarana kereta api.

Operasional perjalanan kereta api juga tetap berjalan normal.

"KAI Daop 9 Jember memastikan bahwa operasional perjalanan kereta api tetap berlangsung dengan mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan pelayanan kepada pelanggan," tambah Cahyo.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved