TAG
bom
-
Dalam Facebooknya wanita berinisal FSA ini justru menyebut bom Surabaya adalah rekayasa.
Kamis, 17 Mei 2018
-
"Dita ini keponakan Sukastopo. Sukastopo ditangkap 2002 akhir karena masuk jaringan bom bali satu. Teroris melahirkan teroris," kata Ali
Kamis, 17 Mei 2018
-
"Kemarin sudah dilakukan pemeriksaan dan langsung kita naikkan statusnya sebagai tersangka," ujar Nanang saat dihubungi, Kamis (17/5/2018).
Kamis, 17 Mei 2018
-
"Sejak semalam warga sini ramai membicarakan penangkapan SA. Warga penasaran apa benar SA yang dimaksud tetangga kami," kata Kurniawan.
Kamis, 17 Mei 2018
-
"Ini untuk ketiga kalinya, mohon supaya keluarga Dita, Anton dan Tri bisa hadir ke RS Bhayangkara," kata Kombes Frans Barung Mangera.
Kamis, 17 Mei 2018
-
Dua orang tersebut diminta membuka tas ransel berisikan bom dan senjata tajam.
Rabu, 16 Mei 2018
-
Sebelumnya, A menjalani perawatan di ruang ICU sejak Senin (14/5/2018) pasca serangan bom di Polrestabes Surabaya.
Rabu, 16 Mei 2018
-
"Tidak pernah nelepon, ditelpon tidak pernah diangkat, ketika ditanya kenapa gak angkat telepon dia jawab nama saya gak ada di hpnya," ujar Sumijati.
Rabu, 16 Mei 2018
-
Disampaikan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian pada akhirnya bagaimana cara para pelaku menciptakan bom.
Rabu, 16 Mei 2018
-
"Ya kami dengar (kabar tentang teror bom di Surabaya). Kami turut berduka cita dengan kejadian bom di Surabaya," kata Aidil.
Rabu, 16 Mei 2018
-
"Jumlahnya 54, bom pipa," kata Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan
Rabu, 16 Mei 2018
-
"Tapi yang ini lebih akrab dengan masyarakat. Kalau ketemu warga, mereka mencoba nyapa lebih dulu," katanya.
Rabu, 16 Mei 2018
-
Padahal, semasa kecil hingga dewasa, ibu dari empat anak ini dikenal pintar dan cantik.
Rabu, 16 Mei 2018
-
Mereka adalah Yoga (21) dan Roni (23). Keduanya mengaku menemukan barang aneh tersebut di deretan kursi penonton.
Selasa, 15 Mei 2018
-
Edi mengatakan negara memiliki tugas untuk segera menciptakan rasa aman bagi warga negaranya.
Selasa, 15 Mei 2018
-
Berdasarkan pantauan Tribun Lampung, Selasa (15/5/2018), penemuan benda diduga bom ini berada di depan halaman Transmart Lampung.
Selasa, 15 Mei 2018
-
"Kami bisa terapkan juga pasal pemberantasan tindak pidana terorisme yaitu Pasal 6 dan 7 dengan ancaman 20 tahun bahkan seumur hidup," ujar Tony.
Selasa, 15 Mei 2018
-
Barang yang diduga bom pun dibuka menggunakan sebuah alat dibawah pantauan Unit Jibom sekitar pukul 14.45 wib.
Selasa, 15 Mei 2018
-
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera dalam tayangan Kompas TV menyebut identitas anak kecil tersebut.
Selasa, 15 Mei 2018
-
"Iya, bukan bom, kardus kosong," kata dia ketika dihubungi, Selasa (15/5/2018).
Selasa, 15 Mei 2018
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved