TAG
Uber
-
Di tengah pengemudi Uber yang berpindah haluan, ia tetap mengenakan jaket berwarna jingga dan hitam itu untuk menarik penumpang.
Jumat, 6 April 2018
-
Sebenarnya ia masih menikmati menjadi seorang pengemudi Uber. Sholeh mengaku nyaman bekerja di sana.
Jumat, 6 April 2018
-
Kendati demikian, tiga pengendara Grab ini menanggapi perpindahan tersebut dengan respon yang baik.
Jumat, 6 April 2018
-
Saat TribunJakarta.com menemui Siti, ia tengah menunggu calon penumpang yang tak kunjung datang di Jalan Raya TB Simatupang, Jakarta Selatan.
Selasa, 3 April 2018
-
Wacana peralihan para pengendara Uber ke aplikasi lokal Anterin sepertinya cukup serius.
Selasa, 3 April 2018
-
Menurutnya, ia sengaja pindah ke Gojek lantaran perusahaan Uber yang mau hengkang dari Asia Tenggara
Selasa, 3 April 2018
-
Mereka mengeluhkan pendaftaran ulang hingga khawatir semakin menyusutnya pesanan lantaran ketatnya persaingan
Selasa, 3 April 2018
-
Namun, driver Uber lebih memilih bergabung dengan kemitraan Gojek ketimbang Grab, Senin (2/4/2018).
Senin, 2 April 2018
-
"Untuk mendaftar saya sudah siapkan copy KTP, SIM, dan surat-surat kendaraan," katanya.
Senin, 2 April 2018
-
"Kalau di Grab agak ribet, ada tes segala, udah gitu bayar Rp 100 ribu untuk daftar," kata Tri kepada wartawan Tribun Jakarta.com.
Kamis, 29 Maret 2018
-
"Udah dari jam 8, sengaja emang mau pindah karna Uber mau tutup," kata Fitra kepada wartawan Tribun Jakarta.com di lokasi.
Kamis, 29 Maret 2018
-
"Aplikasi Anterin sudah ada dari 2015. Jaketnya warna biru. Makanya sekarang mau kita bangun lagi. Anterin ini produk lokal," ujar Heru.
Rabu, 28 Maret 2018
-
Heru mengklaim saat ini sudah banyak pengendara Uber yang beralih ke aplikasi transportasi lokal bernama Anterin
Rabu, 28 Maret 2018
-
Padahal, migrasi itu dilakukan lantaran Uber telah diakuisisi oleh perusahaan asal Malaysia itu.
Rabu, 28 Maret 2018
-
Sedangkan untuk pengemudi roda dua, jika pengemudi Uber belum punya akun mitra Grab, Grab akan menghubungi melalui SMS.
Rabu, 28 Maret 2018
-
"Saya angkut penumpang di sana kan berdasarkan map (peta) yang saya ikutin, ternyata dekat sama pangakalan Grab, ribut lah di sana," keluh Herman
Selasa, 27 Maret 2018
-
Perwakilan pengemudi ojek online diterima Kepala Negara sekitar pukul 13.30. Pertemuan mendadak itu awalnya akan diterima Kepala Kantor Staf Presiden
Selasa, 27 Maret 2018
-
Mereka hendak mendaftar sebagai pengendara Grab usai perusahaan asal Amerika Serikat itu diakuisisi Grab mulai 9 April 2018.
Selasa, 27 Maret 2018
-
"Tarifnya kami ingin dirasionalisasikan. Kami ingin dikembalikan seperti awal 2015 sebesar Rp 4.000 per km," ujar Einstein di lokasi.
Selasa, 27 Maret 2018
-
Kantor perwakilan Uber di Jalan Karmel Raya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, sudah tak ada aktivitas.
Selasa, 27 Maret 2018
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved