TOPIK
Hari Buruh Internasional
-
Roni, buruh FSP KEP Jakarta Timur mengatakan, dirinya datang ke Kantor Jakarta Timur atas perintah ketuanya.
-
Jalan S Parman Kemanggisan dan perempatan Tomang, lampu merah Joglo kolong tol jalur 15 Kembangan, serta di Pintu Utara Stasiun Beos.
-
"Enggak mau demo jauh, ya mending ke sini aja servis sama ganti oli gratis," ujar Muhamad Rajid Dermawan (23),
-
Herawaty mengaku saat ini dirinya menjabat sebagai Presiden Perdamaian Indonesia dan Dunia.
-
Dalam deklarasinya ia siap untuk membawa ke Mahkamah Agung untuk membatalkan Perpres nomor 20 Tahun 2018.
-
Di belakangnya, nampak berturut-turut berjalan Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon dan Fahri Hamzah.
-
"Para pekerja di era industri digital 4.0 masih banyak pekerja yang harus bekerja di akhir pekan dan melebihi jam kerja," tuturnya.
-
"Saya yakin pengusaha pasti butuh buruh, buruh pun pasti butuh pengusaha," ujarnya.
-
Sebagian lainnya terlihat tengah duduk santai sambil menikmati musik yang keluar dari speaker portable.
-
"Jangan pilih Presiden kalau tetap enggak mau cabut PP 78. Jangan pilih karena membuat upah murah daya beli turun."
-
Minimnya informasi terkait pelayanan samsat keliling di Kantor Wali Kota Jaktim ini dituding menjadi penyebab sepinya masyarakat
-
Sebagian buruh merayakan May Day dengan berkumpul di depan pabrik tempat mereka bekerja.
-
"Sejauh ini mereka belum menerima UMSK, gara-garanya adalah PP 78, pemerintah agak sedikit lambat," kata ketua DPC FSBDSI Kota Bekasi Syaifudin
-
"Memang hobi saja pelihara ular, jadi bawa saja ke acara ini biar lebih meriah dan gak biasa," ujar Luqman sambil mengelus ular peliharannya
-
"Ini upaya kita menolak Perpres 20/2018 yang kami anggap pro tenaga kerja asing. Kami ingin pemimpin baru, yang berada di pihak buruh," ujar Harun
-
"Pengalihan masih mungkin terjadi karena titik keramaian berada di wilayah yang dilayani Transjakarta," ujar Wibowo, Selasa (1/5/2018).
-
"Kegiatan ini sengaja kami gelar khusus untuk memperingati hari buruh sedunia," ucap Wali Kota Jaktim Bambang Musyawardana, Selasa (1/5/2018).
-
"Kalau memang tidak ada kaitannya dengan Pileg dan Pilpres 2019, maka sebaiknya Presiden Joko widodo mencabut Perpres Nomor 20 tahun 2018," ucap Said
-
"Itu juga perusahaan-perusahaan kecil, contoh rumah makan. Yang punya pekerja 10-20 orang," paparnya.
-
"Aksi kita tidak marah-marah. Kita berjuang dengan gembira karena kita semua berjuang dengan ikhlas," kata Rieke
-
Dirinya mengklaim, selama ini pihaknya telah menjaga keamanan demo Hari Buruh Internasional di tahun-tahun sebelumnya.
-
Massa aksi menuntut tiga hal yakni penghapusan Peraturan Pemerintah nomor 78 tahun 2015, menolak Perpres nomor 20 tahun 2015.
-
Pasalnya, titik utama unjuk rasa para buruh hari ini terpusat di wilayah Jakarta Pusat, sekitaran Monas hingga Istana Merdeka.
-
Sebanyak enam ribu buruh Serikat Pekerja Nasional dari tiga wilayah turun berunjukrasa di Jakarta, Selasa (1/5/2018).
-
Wirdan menyampaikan beberapa pesan yang ingin disampaikan para buruh perikanan lewat posternya.
-
Politikus PDI Perjuangan Rieke Diah Pitaloka turut ikut dalam unjuk rasa memperingati Hari Buruh di depan Istana Merdeka.
-
Dikatakan Eko, tumpeng tersebut merupakan simbol bahwa dirinya menghormati buruh sebagai satu di antara elemen bangsa.
-
Dinas Ketenagakerjaan Tangerang Selatan menggelar lomba olahraga di peringatan Hari Buruh Internasional.
-
Pengalihan itu sehubungan dengan aksi buruh yang turun ke jalan untuk memperingati Hari Buruh yang jatuh pada hari ini, Selasa (1/5/2018).
-
Federasi Serikat Pekerja Pariwisata akan mendukung teman-teman untuk bisa menghadap Presiden Joko Widodo membahas soal tenaga kerja asing.