Sang Ibu Terancam Dipenjara Setelah Memberikan Garam pada Anaknya

Hanya sering memberikan garam untuk putrinya, ibu ini terancam hidup di bui.

Sang Ibu Terancam Dipenjara Setelah Memberikan Garam pada Anaknya
KOMPAS.COM
Ilustrasi 

TRIBUNJAKARTA.COM - Seorang balita berusia 18 bulan di Inggris nyaris meniggal dunia karena garam.

Dilansir dari thesun.co.uk, berawal dari sang nenek korban menghubungi pihak medis saat gadis tersebut didapati tengah pucat, lemas dan tidak responsif.

Dokter memperkirakaan kondisi tersebut terjadi jika seorang anak mengkonsumsi garam beryodium terlalu banyak.

Balita hanya diperbolehkan memakan garam antara 21 gram hingga 24 gram.

Sedangkan anak tersebut diperkirakaan memiliki 12 kali lipat lebih banyak zat yodium ditubuhnya.

Beruntung nyawa gadis tersebut dapat terselamatkan setelah menerima penanganan medis yang cepat.

Ibu dari gadis tersebut sudah dinyatakan bersalah di Pengadilan Negeri Truro, Inggris.

Pengadilan mengatakan, tersangka sengaja memberikan satu sendok makan pada makanan korban.

Tersangka sekaligus ibu korban tersebut terjerat hukuman tentang pasal mengelola racun atau zat yang membahayakan kehidupan orang.

Tim medis menyebut, efek dari terlalu banyak yodium dalam tubuh dapat menghancurkan sistem dan organ tubuh.

Halaman
12
Penulis: Siti Nurjannah Wulandari
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved