Saksi Mata: Kardus Mencurigakan di Dekat Stasiun Palmerah Diletakkan Oleh Perempuan, Langsung Kabur

"Saya nyapu di seberang. Si Lae (tukang tambal ban) terus teriak-teriak dan lapor ke Pospol dekat lampu merah sana (lampu merah menuju Gedung DPR,"

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Elga Hikari Putra
Wahyudi (21), petugas PPSU Gelora. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Wahyudi (21), petugas PPSU Gelora menceritakan detik-detik mencekam ditemukannya kardus yang dibungkus kantong plastik merah yang sangat mencurigakan yang diletakkan di dekat Stasiun Palmerah, Jalan Tentara Pelajar, Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Dikatakannya, penemuan itu terjadi sekira Pukul 14.30 WIB sewaktu dirinya ‎sedang menyapu jalanan di kawasan itu.

Baca: MIA, Pekerja Serabutan yang Sebarkan Teror di Gereja Santa Anna, Terancam Pidana Seumur Hidup

Saat ia sedang menyapu, tiba-tiba terdengar teriakan dari Erwin Purba yang merupakan tukang tambal ban.

Jarak antara tempatnya menyapu dan lapak tambal ban Erwin hanya berjarak sekira 20 meter.

Baca: Benda Mencurigakan di Dekat Stasiun Palmerah Hanya Berisi Kardus Kosong

"Saya nyapu di seberang. Si Lae (tukang tambal ban) terus teriak-teriak dan lapor ke Pospol dekat lampu merah sana (lampu merah menuju Gedung DPR," ujarnya di lokasi, Selasa (15/5/2018).

Erwin mengatakan kardus yang dibungkus dalam kantong plastik berwarna merah itu diletakan oleh seorang perempuan misterius.

Kardus itu diletakkan hanya berjarak beberapa meter dari lapaknya Erwin.

Baca: Polisi Pastikan Kardus di Dekat Stasiun Palmerah Bukan Bom

"‎Yang bawa itu cewek pakai kerudung satu orang.‎ Cewek itu langsung kabur, tapi simpang siur ada yang bilang naik motor atau jalan kaki. Saya enggak ngeh pas itu," tuturnya.

"Yang jelas ke arah sana, (arah Pejompongan‎)," tambah Wahyudi.

Wahyudi menyebut Polisi dan Tim Gegana ‎tiba dan melakukan sterilisasi saat adzan Ashar berkumandang di wilayah itu.

Baca: Komnas Perlindungan Anak Dorong Pemerintah Terbitkan Perppu Antiterorisme

"Pas azan Ashar tim Gegana langsung datang satu mobil dan satu mobil polisi. Jalan langsung ditutup pas polisi datang ke sini," kata Wahyudi.

Berdasarkan hasil identifikasi, barang mencurigakan itu rupanya hanya berisi kardus kosong.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved