BPOM Sita Ratusan Ribu Kosmetik Ilegal Senilai Rp 11 Milliar dari Kapuk Muara

"Ini juga edukasi bagi masyarakat, jadilah konsumen yang cerdas, cek nomor notifikasi atau ijin edar ke website BPOM," kata dia.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Kurniawati Hasjanah
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONISIUS ARYA BIMA SUCI
Ketua BPOM Penny Lukito memperlihatkan contoh kosmetik ilegal yang berhasil disita dari gudang penyimpanan kosmetik ilegal yang kini disimpan di BBPOM Jakarta, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (27/7/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengungkap hasil penggerebekan kosmetik ilegal bernilai Rp 11 miliar di kawasan pergudangan Kapuk Muara, Jakarta Utara.

Dari hasil penggerebekan yang dilakukan BPOM bekerja sama dengan pihak Polda Metro Jaya, petugas berhasil mengamankan 736 drum berisikan 25 liter bahan dasar krim dan lebih dari 170 ribu produk kosmetik ilegal dari berbagai merek.

"Pada Kamis (26/7/2018) kemarin, kami menyita bahan baku berupa bahan dasar pembuat kosmetik dan ratusan ribu kemasan kosmetik ilegal bernilai 11 miliar" ucap Kepala BPOM Penny Lukito, Jumat (27/7/2018).

Sejumlah produk kosmetik ilegal yang disita tersebut terdiri dari berbagai merek, seperti Temulawak day and night cream, yu chun mei serum, kuteks elf aneka warna dan Collagen plus Vit E Day and Night Cream.

Menurut Penny, sejumlah produk kosmetik yang ditemukan sama dengan pengungkapan produk di beberapa daerah lainnya, seperti Manado, Pontianak, dan Semarang.

"Saya lihat ini ada keterkaitsn dan masih satu jaringan yang sama dengan yang berhasil kami ungkap sebelumnya di Manado, Pontianak, dan Semarang," ujarnya di Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan Jakarta, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur.

4 Zodiak Ini Ahli Jalani Hubungan Jarak Jauh

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan selalu memperhatikan kode notifikasi dari BPOM sebelum membeli kosmetik.

"Ini juga edukasi bagi masyarakat, jadilah konsumen yang cerdas, cek nomor notifikasi atau ijin edar ke website BPOM," kata dia.

Sementara itu, menurut Kepala Balai Besar POM Jakarta Sukriadi Darma, hingga kini sudah ada tiga orang yang diperiksa secara intensif terkait kepemilian ratusan ribu kosmetik yang ditemukan di Kapuk Muara ini.

"Ada tiga orang yang kami periksan, namun saat ini statusnya masih sebagai saksi," kata dia.

Kerap Terbangun Jam 03.00 Pagi? Simak Penjelasannya Menurut Ilmiah

Sukriadi menjelaskan, pihaknya masih terus mendalami kasus ini dan tidak hanya fokus terhadap ketiga orang yang telah dimintai keterangan itu, namun juga akan terus memburu dalang dibaliknya.

"Akan kami mapping lebih jauh lagi, karena kami juga temukan di sejumlah daerah, masih terus kami cari hulunya, karena selama ini yang kami temukan hanya gudang, tidak ada fasilitas produksinya," ucapnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved