Lion Air JT610 Jatuh
Akan Menikah Tahun Depan, Pegawai Bank BUMN Jenri Sianturi Jadi Korban Lion Air PK-LPQ
Akan menikah tahun depan, pegawai Bank BUMN Jenri Sianturi jadi korban Lion Air PK-LPQ.
Penulis: Kurniawati Hasjanah | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
TRIBUNJAKARTA.COM - Sosok pegawai Bank Badan Usaha Miliki Negara (BUMN) Jenri Sianturi menjadi korban Lion Air PK-LPQ penerbangan Jakarta - Pangkalpinang.
Sang adik, Ade Sianturi mengemukakan, orang tua dan sang kakak nomor satu berangkat ke Jakarta untuk mencari tahu kondisi Jenri Sianturi.
"Informasi yang saya dapatkan itu belum ada dari bapak dan mama," paparnya.
Ade Sianturi mengakui usia mereka terpaut 7 tahun yakni Jenri Sianturi berumur 26 tahun sedangkan Ade 19 tahun.
"Hari Jumat Bang Jenri telepon mama dan beritahu keberadaannya di bandara untuk pelatihan," tegasnya.
Hingga kemudian, Jenri menyatakan ia berangkat bersama rekan-rekannya.
"Abang kerja di Pangkalpinang ke Bandung, bekerja di Bank," tuturnya.
Ade mengatakan jika ia terakhir kontak dengan sang kakak sekitar tanggal 24 Oktober 2018.
Kala itu ia tak mengetahui jika kakaknya akan berangkat ke Bandung.
Ade mengungkapkan, kemungkinan sang kakak ke Jakarta untuk bertemu calon istrinya yang memang bekerja.
• Penyelam Evakuasi Lion Air Meninggal Dunia, Dikenal Peduli Lingkungan dan Pahlawan Kemanusiaan
• Penyelam Evakuasi Lion Air PK-LPQ Meninggal Dunia, Sang Istri: Allah Lebih Cinta Padamu Sayangku
"Rencana Bulan Mei 2019 melaksanakan pernikahan," katanya.
Ade menyatakan, ia mengetahui pesawat Lion Air PK-LPQ yang ditumpangi sang kakak jatuh dari telepon ibunda.
"Kalau saya ditelepon mama kebetulan saya lagi dirumah, mama ada di pasar. Sebelumnya mama telepon Bang Aris (red: sang kakak) kalau bilang pesawat Bang Jenri jatuh dan kemudian saya cek di media online, ternyata benar," ucapnya.
Follow Juga:
Setelah mendapatkan kabar tersebut, Ade langsung mencari nama sang kakak di daftar manifes penumpang Lion Air PK-LPQ.