Lion Air JT610 Jatuh
Tim SAR Kirim Kompresor Dilengkapi Balon Udara untuk Bantu Angkat Mesin Lion Air PK-LQP
Tim SAR mengirimkan mesin kompressor dan balon untuk membantu mengangkat dua buah mesin yang sudah ditemukan di lokasi jatuhnya pesawat Lion Air.
Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino
TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Tim SAR mengirimkan mesin kompressor dan balon untuk membantu mengangkat dua buah mesin yang sudah ditemukan di lokasi jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP.
Peralatan tersebut dibawa menggunakan Landing Craft Utility (LCU) KRI Banda Aceh ke perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Sabtu (3/11/2018) sore dari Dermaga JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
"Dengan LCU tadi kita mengirimkan kompresor udara bertekanan tinggi dilengkapi dengan balon udara," kata Komandan Satuan Kapal Amfibi Koarmada I, Bambang Trijanto.
Bambang mengatakan, balon udara akan digunakan untuk membuat mesin pesawat mengapung dari dasar laut ke permukaan.
Pemasangannya akan dilakukan oleh tim penyelam dari Dinas Penyelamatan Bawa Air (Dislambair) TNI AL.
"Rencananya, balon udara ini akan digunakan oleh para penyelam dari Dislambair yang sudah di lokasi tempat mesin pesawat. Nanti balon udara ini akan kita gunakan untuk mengapungkan mesin pesawat. Setelah itu nanti akan diangkat menggunakan crane di KRI Torani atau Banca Aceh untuk dibawa lagi ke JICT," terang Bambang.
• Bhayangkara FC Vs Persib Bandung: Jonathan Bauman dan Ezechiel Ndouassel Cetak Gol di Babak Pertama
• Ada Pemandangan Tak Biasa di Laga Bhayangkara FC Vs Persib Bandung di Stadion PTIK
Bambang mengatakan, balon udara diperlukan karena mesin terlalu berat untuk diangkat dari dasar laut.
Pantauan di lokasi, mesin kompresor diangkut menggunakan crane milik TNI AL dari dermaga JICT II setelah roda temuan dipindahkan dari KRI Banda Aceh.
Adapun hari ini operasi SAR Lion Air PK-LQP telah memasuki hari keenam, setelah insiden jatuhnya pesawat Senin (29/10/2018) lalu.
Seperti kemarin, personel tim SAR gabungan yang diturunkan berjumlah 869 orang yang 159 di antaranya adalah penyelam.
Sementara itu, sebanyak 73 kantong jenazah telah berisi temuan operasi SAR telah diangkut dan dibawa ke RS Polri.