Pilpres 2019

Fahri Hamzah Sebut Jokowi Santai karena Tak Ditantang dan Minta Prabowo Berani Tampil

Fahri Hamzah, jika kubu Prabowo Subianto-Sandiaga uno menantang, kubu Jokowi-Maruf Amin tidak akan memainkan politik gimmick di Pemilu Presiden 2019.

Penulis: Wahyu Aji Tribun Jakarta | Editor: Muhammad Zulfikar
TRIBUNNEWS.COM/WAHYU AJI
Fahri Hamzah Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Minggu (1/10/2017). TRIBUNNEWS.COM/WAHYU AJI 

TRIBUNJAKARTA.COM, SENAYAN - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno harus berani menantang masalah substantif kepada pasangan Jokowi-Maruf Amin.

Sehingga, kata Fahri Hamzah, jika kubu Prabowo Subianto-Sandiaga uno menantang, kubu Jokowi-Maruf Amin tidak akan memainkan politik gimmick di Pemilu Presiden 2019.

"Tapi kalau enggak ditantang ya petahana (Jokowi-Maruf Amin) santai-santai aja. Ya (ngucapin) sontoloyo, genderuwo. Karena dia tidak ditantang dengan konten. Akhirnya main gimmick. Itu yang saya sayangkan," kata Fahri Hamzah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, (16/11/2018).

Menurut Fahri Hamzah, pertarungan Pilpres harus diangkat derjatnya.

Bukan menyajikan pertarungan gimmick melainkan konten yakni masalah substansi berdasarkan data.

Hal tersebut menurut Fahri Hamzah harus dimulai dari Kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebagai penantang.

Presiden Joko Widodo keluar dari dalam mobilnya, dan menyapa massa pendukungnya di kawasan Komisi Pemilihan Umum, Jakarta Pusat, Jumat (21/9/2018).
Presiden Joko Widodo keluar dari dalam mobilnya, dan menyapa massa pendukungnya di kawasan Komisi Pemilihan Umum, Jakarta Pusat, Jumat (21/9/2018). (ISTIMEWA/Dokumentasi tim pemenangan Jokowi-Maruf Amin)

"Bagaimana menjelaskan cara mengakhiri konflik ideologi, cara mengakhiri kemungkinan di masa depan muncul gesekan-gesekan akibat ras dan etnis, bagaimana mensolidkan bangsa besar ini. Kedua bagaimana mengatur pertumbuhan ekonomi di atas 7 persen," katanya.

Selain itu bagaiman cara memeretakan pembangunan sehingga tidak terjadi ketimpangan yang tinggi. Karena saat ini menurutnya terjadi ketimpangan yang luar biasa akibat sistem ekonomi yang terbuka.

"Sistem ekonomi yang kita buka di free market ini rupanya menciptakan segelintir orang kaya yang karena upayanya dan strugglenya sebagai orang kayak bisa sebesar apa yang anda mau. Tapi ini meninggalkan orang orang miskin yang jauh di bawah garis kemiskinan yang terus menganga. Ini bagaimana diselesaikan. Ada banyak persoalan yang harus dijawab," kata Fahri Hamzah.

Fahri minta Prabowo berani tampil

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (kanan) memberikan keterangan pers di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta, Kamis (9/8/2018). Prabowo dan Sandiaga Uno resmi maju mencalonkan diri sebagai pasangan capres dan cawapres pada Pilpres 2019
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (kanan) memberikan keterangan pers di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta, Kamis (9/8/2018). Prabowo dan Sandiaga Uno resmi maju mencalonkan diri sebagai pasangan capres dan cawapres pada Pilpres 2019 (KOMPAS/ANDREAS LUKAS ALTOBELI)

Fahri Hamzah mengatakan sekarang ini calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto harus berani tampil menantang calon presiden petahana Jokowi.

Yang dimaksud Fahri Hamzah soal menantang, yakni menantang program yang diklaim Jokowi namun tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

Komentar Fahri Hamzah tersebut merespon pernyataan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang merasa kasihan dengan orang disekeliling Prabowo Subianto dan Komentar Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) yang meminta kubu Prabowo Subianto jabarkan visi-misinya di Pilpres 2019.

"Misalkan saya, karena kepentingan Dapil saya, saya katakan Pak Jokowi pergi berkali-kali ke NTB tapi uang sampai hari ini belum cair dan tambah kacau," kata Fahri Hamzah di Kompleks Parlmenen, Senayan, Jakarta, Jumat, (16/11/2018).

Menurut Fahri Hamzah, lebih tepat Prabowo Subianto berani tampil membicarakan hal-hal tersebut kepada msyarakat. Karena menurutnya masyarakat ingin mendengar langsung dari Prabowo Subianto.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved