Ubah Posisi Gate Stasiun Tanah Abang, KAI Lakukan Simulasi Arus Penumpang

Senior Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Edy Kuswoyo mengatakan saat ini pihaknya sedang melakukan simulasi arus penumpang.

Ubah Posisi Gate Stasiun Tanah Abang, KAI Lakukan Simulasi Arus Penumpang
TribunJakarta.com/Suci Febriastuti
Suasana Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (21/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Suci Febriastuti

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan mengubah posisi gate Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadap jembatan penyeberangan multiguna (JPM) atau skybridge.

Senior Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Edy Kuswoyo mengatakan saat ini pihaknya sedang melakukan simulasi arus penumpang.

Ia mengatakan arus penumpang di Stasiun Tanah Abang bisa mencapai lebih dari 100 ribu orang per harinya.

"Simulasinya itu melihat dari hari ke hari, waktu ke waktu. Jadi misalkan simulasi hari senin seperti apa kepadatan penumpang di lantai atas. Terus hari selasa seperti apa. Ya jadi pemetaan lah, hari sabtu seperti apa," kata Edy kepada TribunJakarta.com, Senin (26/11/2018).

"Maksudnya gini, itu kan kaitannya dengan posisi gate. Jadi gatenya itu tetap dipertahankan 13 gate atau ditambah atau dikurangi," lanjutnya.

Diketahui, saat ini jumlah gate yang ada di hall atas Stasiun Tanah Abang ada 13 gate.

Jika gate ini digeser maka akan terjadi pengurangan jumlah gate dari 13 menjadi 7 gate.

Edy mengungkapkan jika gate tidak digeser maka akan banyak orang yang tidak berkepentingan akan memanfaatkan hall stasiun.

"Karena kalau dengan eksisting sekarang hallnya kan luas, dikhawatirkan banyak orang yang duduk-duduk, santai-santai di hall sehingga mempersulit petugas keamanan untuk penertiban di hall tersebut," ucapnya.

Halaman
12
Penulis: Suci Febriastuti
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved