Jadi Langganan Batik Danar Hadi, Ini Motif dan Warna yang Disukai Presiden Jokowi

Dalam berbagai kesempatan baju batik menjadi pakaian yang sering digunakan oleh Presiden Joko Widodo.

Jadi Langganan Batik Danar Hadi, Ini Motif dan Warna yang Disukai Presiden Jokowi
TribunJakarta.com/Anisa Kurniasih
Peluncuran koleksi terbaru Batik Danar Hadi bertema Pesona Nitik Cinde" di Alun - Alun Indonesia, west mall lantai 3 Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (5/12/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Anisa Kurniasih

TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG - Dalam berbagai kesempatan baju batik menjadi pakaian yang sering digunakan oleh Presiden Joko Widodo.

Sebagai seorang kepala negara, Presiden Jokowi memiliki langganan khusus guna menunjang setiap penampilannya.

Hal tersebut diungkapkan oleh Diana Santosa selaku Managing Director PT Batik Danar Hadi.

Diana mengatakan bahwa Jokowi rupanya sering memesan kain batik di Batik Danar Hadi untuk dibuat menjadi sebuah baju.

"Bapak Presiden memang sudah dari dulu berlangganan di tempat kami, bahkan sejak beliau belum menjadi wali kota dan hingga sekarang beliau masih percaya untuk membuatkan batik pesanannya kepada kami (Batik Danar Hadi)," ujar Diana Santosa di Alun - Alun Indonesia Jakarta Pusat, Rabu (5/12/2018).

Diana juga menambahkan bahwa sebagai orang nomor di Indonesia, Jokowi rupanya selalu meminta warna motif khusus tiap memesan batik.

Jokowi rupanya menyukai warna klasik seperti cokelat, hitam, biru dengan beragam kombinasi.

Batik Danar Hadi Luncurkan Koleksi Terbaru Pesona Nitik Cinde

Handianto Tjokrosaputro, Pemilik Batik Keris Meninggal Dunia di Singapura

"Beliau selalu memesan motif batik yang berfilosofi dan memiliki cerita, jadi dalam setiap kain ada maknanya," tambah Diana.

Di Batik Danar Hadi sendiri, Jokowi hanya memesan kain saja namun untuk proses pembuatan baju, ia percayakan lagi ke penjahit lain.

Untuk membuatkan kain batik bagi seorang kepala negara, Diana mengakui butuh proses kurang lebih tiga hingga empat bulan.

"Kalau seberapa rutin sih tergantung , karena sebagai kepala negara beliau kan tidak boleh terikat dengan satu brand juga, tapi seringnya pesan saat di Solo karena kebetulan kami kan produksi di Solo juga, " tutup Diana.

Penulis: Anisa Kurniasih
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved