Heboh Capres Fiktif Nurhadi-Aldo, Peneliti LSI Denny JA : Masyarakat Jenuh dengan Pilpres 2019

Capres fiktif Nurhadi-Aldo langsung menarik perhatian banyak orang. Masyarakat dianggap jenuh dengan Pilpres 2019.

Heboh Capres Fiktif Nurhadi-Aldo, Peneliti LSI Denny JA : Masyarakat Jenuh dengan Pilpres 2019
Instagram/nurhadi_aldo
Nurhadi (kiri), capres fiktif Koalisi Indonesia Tronjal Tronjol Maha Asyik 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nawir Arsyad Akbar

TRIBUNJAKARTA.COM, PULOGADUNG - Beberapa waktu belakangan ini, masyarakat Indonesia dihebohkan dengan munculnya calon presiden fiktif di media sosial, yaitu Nurhadi-Aldo dari Koalisi Tronjal-Tronjol Maha Asyik.

Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Ardian Sopa menyebut bahwa capres fiktif Nurhadi-Aldo langsung menarik perhatian banyak orang, karena masyarakat saat ini jenuh dengan kondisi politik jelang Pemilihan Presiden 2019.

"Muncul akibat kejenuhan masyarakat, kejenuhan karena memang sejauh ini dua kandidat bertarung, isu-isunya yang sensasional. Sehingga masyarakat bosan dengan hal ini," ujar Ardia Sopa di Graha Dua Rajawali, Jakarta Timur, Selasa (8/1/2019).

Ia menilai, masyarakat Indonesia saat ini sudah bosan atau jenuh realitas politik jelang Pilpres 2019 yang hanya dipenuhi intrik, hujatan, bahkan fitnah.

"Masyarakat relatif bosan dengan hal ini, masyarakat ingin yang subtansional. Daripada yang subtansional sekalian, maka lebih baik yang alternatif seperti ini," ujar Ardian Sopa.

Sebelumnya, psster pencalonan Nurhadi-Aldo bertebaran di berbagai media sosial. Nurhadi mengenakan baju berwarna merah terang, sementara wakilnya Aldo, mengenakan baju berwarna putih. Dalam poster, keduanya terlihat kompak mengenakan peci hitam.

Pasangan yang diusung oleh Partai Kebutuhan Iman dan mengusung tagline "Tranjal Tronjol Maha Asyik" ini kerap mengeluarkan pernyataan satire politik yang bersifat menggelitik.

Pasangan ini mulai dibuatkan akun media sosial oleh para relawannya pada akhir Desember 2018 lalu. Mulai dari Instagram, Twitter, dengan nama @nurhadi_aldo dan halaman Facebook dengan nama @DildoforIndonesia.

Viral di Media Sosial, Pasangan Fiktif Nurhadi-Aldo Kini Punya Mars Karya Saykoji

Di Balik Koalisi Indonesia Tronjal Tronjol Maha Asyik, Ada Nurhadi si Tukang Pijat yang Bersahaja

Masing-masing akun tersebut sudah berhasil mendapatkan pengikut sebesar 245.000 di Instagram, 51.000 di Twitter, dan 139.000 di Facebook. Semua itu didapat kurang lebih hanya dalam waktu dua pekan sejak pertama kali dibentuk, akhir Desember 2018.

Penulis: Nawir Arsyad Akbar
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved