Rampas Handphone Penumpang Angkot, 2 Pemuda di Depok Nyaris Diamuk Massa

Beruntung emosi warga berhasil diredam sampai akhirnya ada warga yang menghubungi Unit Reskrim Polsek Sukmajaya yang segera tiba di lokasi.

Rampas Handphone Penumpang Angkot, 2 Pemuda di Depok Nyaris Diamuk Massa
Istimewa
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, SUKMAJAYA - Andri Ansyah (28) dan M Sandi (25) nyaris diamuk massa karena merampas handphone penumpang angkot D-06 pada Kamis (10/1/2019) sekira pukul 21.15 WIB di Jalan Tole Iskandar, Kelurahan Mekarjaya, Sukmajaya.

Paur Humas Polresta Depok Ipda I Made Budi mengatakan kejadian berawal saat Ahmad Suhendar (34) yang merupakan pegawai Giant BBM sedang memainkan handphone.

Ahmad yang duduk di samping sopir tiba-tiba didekati Andri dan Sandi yang mengemudikan sepeda motor secara bernoncengan dari arah Jalan BBM lalu merampas handphone.

"Korban duduk samping sopir sambil mainin handphone, pas di Jalan Tole Iskandar dekat Tip Top itu pelaku mepet angkot lalu merampas handphone korban," kata Made saat dihubungi wartawan di Sukmajaya, Depok, Jumat (11/1/2019).

Lantaran lengah, Ahmad tak dapat mempertahankan genggaman handphonenya sebelum meneriaki kedua pelaku dengan kata maling selama berulang kali.

Beruntung kondisi Jalan Tole Iskandar yang saat itu cukup padat membuat pengguna jalan dan warga yang beraktivitas di sekitar dapat mencegah pelaku kabur.

"Korban teriak maling berulang kali, teriakan korban memancing perhatian pengguna jalan lain dan akhirnya ikut mengejar pelaku. Pelaku dicegat warga dan nyaris diamuk massa," ujarnya.

Gede Widiade Nilai Jakhongir Abdumuminov Sosok Pemain Berkualitas

Beruntung emosi warga berhasil diredam sampai akhirnya ada warga yang menghubungi Unit Reskrim Polsek Sukmajaya yang segera tiba di lokasi.

Dari Andri dan Sandi, penyidik Unit Reskrim Sukmajaya mengamankan sepeda motor Honda Beat warna hitam berpelat B 6121 ELF yang dikemudikan pelaku dan handphone Xiaomy milik Ahmad.

"Berhasil diamankan personel Unit Reskrim Polsek Sukmajaya, jadi enggak sampai terluka parah. Barang bukti yang diamankan sepeda motor yang digunakan pelaku dan handphone korban," tuturnya.

Andri dan Sandi dijerat pasal 368 tentang Pemerasan dan Pengancaman jo 363 tentang Pencurian dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. 

Penulis: Bima Putra
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved