Ogah Ditertibkan, PKL di Trotoar Tanah Abang Lempar Satpol PP Pakai Batu dan Tiang Dagangan
Proses penertiban PKL yang dilakukan oleh Satpol PP di Pasar Tanah Abang siang ini, berlangsung ricuh, Kamis (17/1/2019).
Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Proses penertiban PKL yang dilakukan oleh Satpol PP di Pasar Tanah Abang siang ini, berlangsung ricuh, Kamis (17/1/2019).
Dalam video yang diposting oleh akun instagram @jktinfo, sejumlah pedagang kaki lima (PKL) tampak mengamuk hingga melempari petugas dengan berbagai benda seperti batu dan tiang-tiang tenda dagangan.
Menurut Camat Tanah Abang Dedi Arif, bentrokan antara PKL dan petugas Satpol PP tersebut disinyalir terjadi karena para PKL tak terima.
Mereka ditertibkan karena masih berjualan di trotoar meski sudah dilarang.
"Dari pedagang, nggak terima ditertibkan. Melawan mereka, nggak boleh lagi kan dagang di trotoar ," kata Camat Tanah Abang, Jakarta Pusat Dedi Arif saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (16/1/2019).
Dedi mengatakan, bahwa keributan tersebut kini sedang dalam penanganan petugas.
• PKL Pasar Baru Bekasi Tak Mau Direlokasi, Pol PP Lakukan Penjagaan dan Negosiasi
• Kasatpol PP DKI Jakarta Minta Izin Papan Reklame Tak Sesuai Aturan Segera Dievaluasi
Sejumlah aparat kepolisian bersama dengan petugas Satpol PP lainnya diterjunkan untuk mengamankan kawasan Tanah Abang agar tetap kondusif.
"Provokator-provokator lagi kita cari sama polisi sekarang. Kita comot-comotin sama satpol ini gabungan," ungkapnya.