Petugas Damkar Amankan Sarang Tawon Baluh di Ketinggian 8 meter
awanan tawon baluh yang tergolong serangga mematikan bersarang di atap lantai 2 sebuah rumah di Menteng Residen
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas
TRIBUNJAKARTA.COM, JAGAKARSA - Kawanan tawon baluh yang tergolong serangga mematikan bersarang di atap lantai 2 sebuah rumah di Menteng Residen RT 07 RW 06, Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Sarang tawon itu memberikan rasa gentar kepada warga di kompleks perumahan tersebut lantaran banyaknya warga yang lalu lalang di depan rumah itu termasuk anak-anak.
Padahal sebelumnya, warga sempat mengamankan keberadaan sarang tawon yang berada di sebuah rumah di kompleks tersebut.
Namun walaupun sarangnya telah diberangus, ternyata tawon yang selamat membuat sarang baru di atap rumah lantai 2 itu.
"Awalnya ada sarang tawon, sudah warga hilangkan. Tapi ternyata tawon yang masih hidup bersarang di atap rumah lain. Akhirnya saya laporkan ke pihak damkar untuk menanganinya," beber petugas keamanan kompleks, Jaelani pada Kamis (17/1/2019) malam.
• Dari Seluruh Segmen Debat Capres-Cawapres, Maruf Amin Hanya Jawab Satu Bahasan
• Sudjiwo Tedjo Bikin Polling Agnez Mo Vs Nissa Sabyan, Ini Hasil Sementara yang Menang
Akan tetapi, bukan berarti dipanggilnya petugas pemadam kebakaran proses penanganan berjalan lancar tanpa hambatan.
Saat proses penanganan, petugas sempat mengalami kendala sewaktu menjinakkan sarang tawon yang berada di lantai 2.
Sebab, posisi tempat sarang itu berada cukup sulit ditambah sarang tawon itu berukuran besar.
Tampak petugas damkar tak ada pilihan lain selain berjibaku hingga berulang kali tengkurap mengamankan sarang tawon itu.
Menurut Kepala Regu Sektor X Jagakarsa Sudin Penanggulangan dan Penyelamatan Jakarta Selatan, Musonip, tak ada akses menuju titik lokasi menjadi satu di antara hambatan.
"Ini lumayan sulit, tapi akhirnya bisa kita atasi. Untuk menggapai sarang itu kita gunakan dua tangga. Tahap pertama kita menyumbat pintu masuk tawon dengan penutup yang dibasuh minyak tanah," ungkapnya.
"Setelah 15 menit didiamkan, kita hancurkan untuk dimasukkan ke dalam karung," paparnya.
Saat penanganan, petugas damkar sempat berpindah posisi lantaran sulitnya keberadaan sarang tawon berdiameter kurang lebih 40 cm dan panjang 90 cm itu.
"Kita kerahkan 5 anggota damkar dan membawa 1 unit light rescue. Dilaksanakan pada malam hari agar tidak mengganggu warga sekitar dan penghuni rumah," tandasnya.