MRT Jakarta Kerjasama dengan Kodam Jaya Amankan Pembangunan Fase 2

PT MRT Jakarta menjalin kerjasama dengan Kodam Jaya, guna mengamankan pembangunan mass rapid transit (MRT) Jakarta fase dua Bundaran HI-Kota

MRT Jakarta Kerjasama dengan Kodam Jaya Amankan Pembangunan Fase 2
TribunJakarta.com/Nawir Arsyad Akbar
Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Joni Supriyanto, menandatangani nota kesepahaman di Aula Ahmad Yani Makodam Jaya, Kramatjati, Jakarta Timur, Selasa (22/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nawir Arsyad Akbar

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMATJATI - PT MRT Jakarta menjalin kerjasama dengan Kodam Jaya, guna mengamankan pembangunan mass rapid transit (MRT) Jakarta fase dua Bundaran Hotel Indonesia (HI)-Kota.

Kerjasama tersebut diresmikan dalam penandatanganan nota kesepahaman, antara PT MRT Jakarta dengan Kodam Jaya, di Aula Ahmad Yani Makodam Jaya, Kramatjati, Jakarta Timur.

"Mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur nasional. Khususnya pembangunan MRT fase II yang pembangunannya akan melewati Lapangan Merdeka. Untuk itu Kodam Jaya sebagai komando utama siap kerja sama dengan (PT) MRT (Jakarta)," ujar Pangdam Jaya Mayjen TNI Joni Supriyanto, Selasa (22/1/2019).

Nota Kesepahaman ini melingkupi tiga hal, pertama yaitu bantuan pengamanan objek tertentu MRT Jakarta (yang meliputi Area Depo Lebak Bulus, Gardu Listrik (Receiving Sub-station) Taman Sambas Blok M.

Dan area transisi jalur layang ke jalur bawah tanah, 13 stasiun MRT Jakarta fase 1, suar penyejuk (cooling tower), dan suar ventilasi (ventilation tower).

Kedua adalah pengembangan sumber daya manusia, dan ketiga yaitu menyusun skema kerja sama yang akan dilaksanakan.

Nota kesepahaman antara Kodam Jaya dan PT MRT Jakarta ini, berlaku selama lima tahun ke depan.

"Aktivitas ini dilakukan untuk menghadirkan MRT Jakarta yang merupakan terobosan baru bagi
transportasi publik di kota ini," ujar Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar.

"Tidak hanya akan meningkatkan mobilitas, MRT Jakarta juga akan memberikan manfaat tambahan. Seperti perbaikan kualitas udara dan menjadi salah satu solusi mengatasi kemacetan," lanjutnya.

Soal Lokasi Depo MRT Fase II, Anies Baswedan Tak Ingin Problem di Lebak Bulus Terulang

Beroperasi 2 Bulan Lagi, Tarif Tiket MRT Antara Rp 8.500 Sampai Rp 10 Ribu

Sebelumnya, perkembangan pekerjaan proyek MRT Jakarta fase pertama lintas Lebak Bulus-Bundaran HI sudah mencapai 97,57 persen. MRT fase pertama ditargetkan sudah beroperasi penuh pada Maret 2019.

Sedangkan untuk pembangunan MRT fase dua Bundaran Hotel Indonesia (HI)-Kota, ditargetkan selesai pada tahun 2024.

Penulis: Nawir Arsyad Akbar
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved