KM Arwana Tabrak Karang di Kepulauan Seribu, Polisi Telusuri Kelalaian Awak Kapal

Kapal ferry KM Arwana mengalami kecelakaan di perairan Teluk Jakarta, Kamis (14/2/2019). Polisi menelusuri apakah ada unsur kelalaian awak kapal.

KM Arwana Tabrak Karang di Kepulauan Seribu, Polisi Telusuri Kelalaian Awak Kapal
Wartakota/Istimewa
Kapal KM Arwana tabrak karang yang berada di antara Pulau Kelapa dan Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. Belasan penumpang kapal selamat dan dapat dievakuasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KEPULAUAN SERIBU - Kapal ferry KM Arwana mengalami kecelakaan di perairan Teluk Jakarta, Kamis (14/2/2019).

Kapal yang membawa 16 penumpang itu menabrak karang di antara Pulau Kelapa dan Pulau Pramuka, Kabupaten Kepulauan Seribu.

Kapolsek Kepulauan Seribu Utara Iptu Isbiyanto mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi sekira pukul 8.30 WIB pagi tadi.

Kapal menabrak karang saat sedang mengarungi lautan dan menabrak karang di dekat Pulau Karang Bongkok.

"Posisinya antara Pulau Kelapa dan Pulau Pramuka, tepatnya sebelah barat Pulau Opak Kecil," kata Isbiyanto.

Isbiyanto mengatakan usai menabrak, KM Arwana tersangkut pada karang di perairan itu.

Beruntung, seluruh penumpang yang terdiri dari 12 orang dewasa dan 4 anak-anak, beserta kapten Zaenuril selamat.

"Jumlah 16 orang penumpang dievakusi oleh kapal nelayan Hamdani dengan selamat dan sudah sampai di dermaga Kecamatan Kepulauan Seribu Utara," ucap Isbiyanto.

Dirinya menambahkan, polisi masih menelusuri apakah ada kelalaian yang dilakukan awak kapal.

Kapal KM Arwana Tabrak Karang Bongkok di Kepulauan Seribu, Seluruh Penumpang Dievakuasi

Kapal Terbalik Setelah Dihantam Ombak Besar, 4 Nelayan Belum Ditemukan di Perairan Sadewa Karawang

Sebab, apabila sudah mahir, awak kapal terutama nakhoda mestinya bisa menghindari area karang yang airnya sedang surut pada saat kejadian.

Adapun kedalaman air di lokasi kandasnya kapal yakni antara 1,5-2 meter.

"Sekarang evakuasi kapal sedang dalam proses. Akan ditelusuri juga ada-tidaknya kelalaian dari awak kapal, mengapa tidak menghindari area karang dengan kondisi surut," tandasnya.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved