Kronologi Suami Bunuh Istrinya Disamping Anak Kandung yang Sedang Tidur di Bekasi
Wito mengatakan, kasus pembunuhan berencana ini terjadi di rumah korban pada 27 Februari 2019 sekitar pukul 01.00.
TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI - Sarman (27) tega membunuh istrinya sendiri, Necih (29), di rumah mereka di Kampung Gebang Malang, Desa Sirnajaya, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi.
Dari pengembangan kasus itu, polisi berhasil mengamankan rekan Sarman berinisial M (30), karena turut membantu membunuh korban.
"Tersangka M kami amankan di daerah Jonggol, Kabupaten Bekasi. Penangkapan M berdasarkan keterangan pelaku S," kata Kepala Kepolisian Sektor Serang Baru AKP Wito, Kamis (7/3/2019).
Wito mengatakan, kasus pembunuhan berencana ini terjadi di rumah korban pada 27 Februari 2019 sekitar pukul 01.00.
Saat itu, M datang ke rumah Sarman lewat pintu belakang untuk menghabisi nyawa Necih.
Ketika korban tertidur, keduanya langsung membekap wajah memakai sehelai kain dan mencekik lehernya menggunakan tangan kosong.
Korban berusaha berontak, namun tenaganya tidak mampu menghalau kekuatan kedua pelaku.
"Setelah korban meninggal, pelaku meninggalkan jasad korban begitu saja dan menutupnya memakai seprai. Ironinya, perbuatan pelaku dilakukan di samping anak kandungnya sendiri yang sedang tidur dengan korban," ungkap Wito.
Tidak hanya membunuh korban, lelaki pekerja serabutan ini juga mengambil motor korban untuk melarikan diri.
Keesokan harinya, ibu korban berinisial HK menangis histeris mendapati putrinya telah meregang nyawa.
Sedangkan Sarman kembali ke rumah sambil berpura-pura tidak mengetahui kejadian tersebut.
Namun, berdasarkan penyelidikan mendalam, sosok pelaku mengarah ke suami korban.
• Pembangunan Infrastruktur Karya Monumental Jokowi Antarkan RI Masuk Abad Milenial
"Saat diinterogasi, S akhirnya mengakui telah membunuh istrinya sendiri," ujarnya.
Kasat Reskrim Polrestro Bekasi AKBP Rizal Marito menambahkan, motif Sarman membunuh korban karena terbakar api cemburu.
Beberapa kesempatan, Sarman pernah memergoki korban tengah berkomunikasi dengan pria lain.
• KPU Diteror Hoaks, NasDem Cium Upaya Sistematis Delegitimasi Pemilu