Gelar Operasi Gabungan, Polres Tangsel Amankan 32 Sepeda Motor Tanpa STNK

Yurikho juga mengatakan, operasi tersebut dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat

Gelar Operasi Gabungan, Polres Tangsel Amankan 32 Sepeda Motor Tanpa STNK
istimewa/Dokumentasi Polisi
Aparat Polres Tangerang Selatan (Tangsel) melaksanakan operasi besar gabungan dan berhasil mengamankan 32 sepeda motor tanpa STNK, pada Minggu dini hari (17/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNKAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - Aparat Polres Tangerang Selatan (Tangsel) melaksanakan operasi besar gabungan dan berhasil mengamankan 32 sepeda motor tanpa STNK, pada Minggu (17/3/2019) dini hari.

101 personel dari berbagai satuan di Polres Tangsel, Brimob Polda Metro Jaya, TNI, Satpol PP hingga Sekuriti BSD, ikut dalam operasi gabungan tersebut.

Rute operasi yang merupakan instruksi Kapolda Metro Jaya itu adalah dari Mapolres menuju ICE BSD - Gading Serpong - Ujung GreenWich - Jalan Raya Pagedangan dan kembali ke Mapolres.

Wilayah yang dikenal banyak digunakan para ABG untuk kebut-kebutan motor itu menjadi perhatian utama, terutama kepemilikan surat-surat kendaraannya.

Polisi mendapati 32 sepeda motor tanpa STNK. Hal itu tentu menimbulkan kecurigaan soal kepemilikan kendaraan roda dua itu.

Minggu Pagi, Sandiaga Uno Main Basket Bareng AHY di Bulungan

Menteri Agama Lukman Hakim Bantah Ada Jual Beli Jabatan di Kemenag

Waspada Sejumlah Wilayah Jabodetabek Berpotensi Hujan Disertai Kilat Minggu 17 Maret 2019

"Dalam kegiatan Patroli Gabungan Skala Besar, pelaksana kegiatan berhasil mengamankan 32 unit sepeda motor yang tidak dilengkapi dengan kelengkapan administratif (STNK) dan kelengkapan keselamatan berkendara, helm pengendara, spion, lampu dan sebagainya," papar Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Alexander Yurikho, yang memimpin operasi.

Yurikho juga mengatakan, operasi tersebut dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Namun sebaliknya, bagi para pelaku kejahatan yang hendak melancarkan aksinya, 101 personel gabungan bisa menciutkan nyali mereka dan mengurungkan aksinya.

"Tujuan kita untuk memunculkan rasa takut bagi oknum masyarakat yang akan berniat melakukan kejahatan, sehingga mereka mengurungkan niat jahatnya untuk melakulan kejahatan," jelasnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved