Jakarta Utara Bakal Punya Jembatan Instagramable
harapan Gubernur Provinsi DKI Jakarta yang meminta agar Jembatan yang menghubungi antar Kampung diperbaiki dan dibuat semenarik mungkin.
Penulis: Afriyani Garnis | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Afriyani Garnis
TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Pemerintah Kota Jakarta Utara sedang menginventarisisr seluruh jembatan penyeberangan yang ada di Jakarta Utara
Hal ini dilakukan berdasarkan arahan Gubernur DKI Jakarta pada saat Rapat Koordinasi (Rakor) di Bappeda Provinsi DKI Jakarta tentang Jembatan Penghubung (Konektivitas) antar Kampung di Jakarta.
Sekretaris Kota Jakarta Utara Desi Putra meminta agar seluruh jajaran Camat atau Lurah untuk melakukan inventarisir jembatan di wilayahnya.
"Karena kita akan melakukan perbaikan pada semua jembatan tersebut," katanya di Kantor Walikota Jakarta Utara, Selasa (9/4/2019).
Dengan perbaikan jembatan, Desi berharap konektivitas antar kampung atau wilayah bisa terus terhubung.
"Dengan demikian silaturahmi antar warga bisa terus terjalin. Harapannya, meningkatnya laju atau pertumbuhan Ekonomi masyarakat setempat dengan adanya jembatan tersebut," katanya.
Desi juga menerangkan jika hal tersebut juga sesuai dengan harapan Gubernur Provinsi DKI Jakarta yang meminta agar Jembatan yang menghubungi antar Kampung diperbaiki dan dibuat semenarik mungkin.
• Waspada, Tanjakan di Jagakarsa Rawan Terjadi Peristiwa Truk Terbalik
• Dewan Pers Ingatkan Media Agar Bersikap Netral Dalam Pemberitaan Pileg dan Pilpres
• CEO Persija Jakarta Beberkan Hal yang Bisa Membuat Marko Simic Menang di Pengadilan Australia
"Dibuat instagramable mungkin sehinga menarik masyarakat untuk berswafoto atau selfle di lokasi tersebut," tuturnya.
Selain perbaikan jembatan yang mengedepankan nilai keindahan agar bisa dijadikan sebagai lokasi wisata baru buat masyarakat.
Pemkot Jakarta Utara juga ingin agar faktor keselamatan tidak diabaikan dan tetap menjadi prioritas utama.
Diketahui, sejumlah jembatan di Jakarta Utara memang selayaknya sudah diperbaiki.
Beberapa diantaranya tidak memiliki atap, keropos bahkan tak terawat dengan baik. Diantara jbatan tersebut juga ada yang dengan sengaja digunakan pemotor untuk melintas diatasnya.
Hal inilah yang menyebabkan warga sedikit malas menggunakan jembatan selain karena jaraknya semakin jauh dibandingkan dengan menyebrang dibawah jembatan.