Pemilu 2019

Caleg Demokrat Diduga Bagi-bagi Uang di Serpong, Modus Dibarengi Pembagian C6

Ketua Bawaslu Tangsel, Muhamad Acep, mengatakan, pihaknya menemukan empat paket berupa uang Rp 50.000, formulir C6 dan kartu nama caleg

Caleg Demokrat Diduga Bagi-bagi Uang di Serpong, Modus Dibarengi Pembagian C6
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Ketua Bawaslu Tangsel, Muhamad Acep, menunjukkan bukti temuan dugaan politik uang di kantornya di bilangan Serpong, Tangsel, Rabu (17/4 /2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNKAKARTA.COM, SERPONG - Bawaslu Tangerang Selatan (Tangsel) menemukan dugaan praktik politik uang yang dilakukan caleg tingkat kota Tangerang Selatan (Tangsel) dengan modus pemberian formulir C6.

Ketua Bawaslu Tangsel, Muhamad Acep, mengatakan, pihaknya menemukan empat paket berupa uang Rp 50.000, formulir C6 dan kartu nama caleg DPRD Kota Tangsel berlambang partai Demokrat, di bilangan kelurahan Lengkong Wetan, Serpong, Tangsel.

"Ini informasi dari masyarakat bahwa ada pembagian C6 yang diiringi dengan uang yang ada kartu namanya. Kita coba datang ke sana dan ada orang tersebut menyampaikan barang buktinya.

Acep mengatakan, pihaknya belum mengklarifikasi dan menginvestigasi lebih dalam.

"Kita baru hari ini temukan dan mungkin besok baru kita akan investigasi dan klarifikasi," ujarnya.

Lebih lanjut, ia memaparkan, barang bukti yang ditemukan sebanyak empat paket "serangan fajar".

"Itu diberikan tidak pakai amplop, tapi memang uang dan kartu nama. Yang kita dapati ini ada empat, jadi Rp 200.000," jelasnya.

Ada Saksi Partai yang Tak Tanda Tangani Hasil Surat Pemilu, KPU: Itu Sah

Jokowi Menang di TPS Deddy Mizwar

Prabowo-Sandi Unggul di TPS 18 Rawa Bunga

Uang tersebut dibagikan sesaat sebelum mencoblos, dan dugaan kuat pemberi afalah penyelenggara pemilu dalam hal ini petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS).

"Ya ada dugaannya di situ (KPPS)," jelasnya.

Ketua DPC Demokrat Tangsel, Gacho Sunarso, mengaku belum mengetahui adanya temuan dugaan politik uang itu.

"Saya sebagai Ketua DPC belum dengar permasalahan ini jam berapa kejadiannya," ujar Gacho saat dihubungi awak media.

Ia mengatakan jika dugaan itu benar, caleg tersebut harus menanggung konsekuensinya.

"Itu konsekuensi dari perbuatan tentunya, ketua tidak menghendaki kemenangan dengan cara itu tentunya," jelasnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved