Satpol PP Bawa Spanduk dan Pengeras Suara Imbau PKL Tak Jualan di Trotoar Tanah Abang

Polisi Pamong Praja Jakarta Pusat mengimbau para pedagang kaki lima (PKL) tak memakai trotoar untuk berjualan.

Satpol PP Bawa Spanduk dan Pengeras Suara Imbau PKL Tak Jualan di Trotoar Tanah Abang
Istimewa, Dokumentasi Pemkot Jakarta Pusat
Polisi Pamong Praja Jakarta Pusat mengimbau PKL tak memakai trotoar untuk berjualan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Lita Febriani

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Polisi Pamong Praja Jakarta Pusat mengimbau para pedagang kaki lima (PKL) tak memakai trotoar untuk berjualan.

Imbauan ini dilakukan di kawasan Pasar Tanah Abang sebagai upaya menjaga kenyamanan bersama.

Sebanyak 250 petugas Satpol PP yang diperbantukan dari empat Kotamadya DKI Jakarta melakukan penyisiran dari Jembatan Penyebrangan Multiguna (JPM), Jati Baru, Blok C, Blok B dan Blok A.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Jakarta Pusat (Kasatpol PP) Bernard Tambunan bersama jajarannya melakukan penghalauan persuasif dengan membawa spanduk dan pengeras suara.

"Dalam himbuan tersebut petugas saya minta memberikan imbauan mengenai aturan Perda, kebersihan dan memfungsikan trotoar sesuai aturan," tutur Bernard Tambunan, Selasa (23/4/2019).

Pengelola Pastikan Besok Aktivitas Jual Beli di Blok C Tanah Abang Kembali Normal

Pasca-Kebakaran, Pedagang Blok C Pasar Tanah Abang Jualan Gelap-gelapan

Imbauan persuasif akan dilakukan tiga kali setiap hari.

"Mulai hari ini hingga seterusnya petugas lakukan himbauan sebanyak tiga kali dalam sehari dengan memutari kawasan Pasar Tanah Abang," ungkap Bernard.

Nantinya akan ada 14 titik penjagaan Satpol PP di kawasan pasar Tanah Abang.

Penulis: Lita Febriani
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved