Pengguna Sambut Baik Aturan Diperbolehkannya Berbuka Puasa di Dalam Kereta MRT
Menurutnya, tempat sampah merupakan hal yang wajib ada ketika penumpang diizinkan makan dan minum di dalam kereta MRT
Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim
TRIBUNJAKARTA.COM, CILANDAK - PT MRT Jakarta berencana memberikan pelayanan khusus kepada para penumpang selama bulan Ramadan.
Salah satunya adalah mengizinkan penumpang untuk makan dan minum di dalam kereta saat berbuka puasa.
Rencana itu pun mendapat sambutan baik dari para pengguna MRT.
"Bagus sih, tapi tolong lah masyarakat dijaga kebersihannya. Kalau saling menjaga, semuanya kan jadi nyaman," ujar Alif (16) saat ditemui TribunJakarta.com di Stasiun MRT Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (30/4/2019).
Di samping itu, ia berharap agar pihak MRT Jakarta juga menyediakan tempat sampah di dalam kereta.
"Ya itu juga perlu (tempat sampah). Tau sendiri kan orang Jakarta, walaupun sudah diingatkan tetap saja ada yang nakal," katanya.
• Suami Bunuh Istri di Bekasi, Hubungan Rumah Tangga Sudah Tidak Harmonis Ketika Usahanya Bangkrut
• Ingin Bertaubat dan Singgung Pernikahan, Dinar Candy Menangis Membaca Komentar Atta Halilintar
• Beragam Tanggapan Penumpang MRT Soal Hari Terakhir Diberlakukannya Tarif Setengah Harga
Hal senada juga diutarakan Adi (32). Menurutnya, tempat sampah merupakan hal yang wajib ada ketika penumpang diizinkan makan dan minum di dalam kereta MRT.
"Niatnya baik, menghargai orang Islam, menghargai orang yang berpuasa. Tapi ya itu, harus ada tempat sampah supaya tidak pada buang sembarangan," tutur Adi.
Selain memperbolehkan penumpang untuk berbuka puasa di dalam kereta, MRT Jakarta juga memberikan pelayanan berupa pemberitahuan di lima sampai 10 menit menjelang azan Magrib.