Revitalisasi Kalimalang Baru Bisa Berjalan Jika Proyek Tol Becakayu Selesai

Rencana revitalisasi Kalimalang yang digagas Gubernur Jawa Barat nampaknya belum dapat dilaksanakan dalam waktu dekat ini.

Revitalisasi Kalimalang Baru Bisa Berjalan Jika Proyek Tol Becakayu Selesai
ISTIMEWA
Ilustrasi Detailed engineering desain (DED) revitalisasi Kalimalang akan menyesuaikan jalan overpass yang letaknya berdekatan dengan salah satu lokasi zona proyek revitalisasi.

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Rencana revitalisasi Kalimalang yang digagas Gubernur Jawa Barat nampaknya belum dapat dilaksanakan dalam waktu dekat ini. Pasalnya, proyek revitalisasi baru bisa berjalan jika pembangunan Tol Becakayu rampung.

Hal ini diungkapkan Kepala Seksi Pengembangan Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Idi Susanto, Kamis (16/5/2019).

"Jadi trase tol Becakayu diproyeksikan sampai nyambung ke Tambun, kalau revitalisasi dikerjakan sekarang khawatir malah tidak akan maksimal, hasil rapat kesepakatan tunggu tol selesai dulu," kata Idi.

Adapun untuk progres pembangunan Tol Becakayu sejauh ini pemerintah pusat tengah menjalankan proyek pembangunan seksi 2A dari Cawang hingga di kawasan dekar ruko Sun City di Jalan Mayor M Hasibuan.

Sedangkan pembangunan terusan proyek Tol Becakayu masuk ke dalam seksi 2B yang hingga kini masih dalam pembenahan di tingkat pemerintah pusat.

"Dari pusat sedang proses, kalau yang saat ini berjalan itu kan seksi 2A sampai ruko Sun City," jelas dia.

Sebelumnya, proyek revitalisasi Kalimalang pertama kali ramai diwacanakan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Melalui beberapa postingan di akun instagramnya, pria yang akrab Kang Emil ini berjanji akan merubah wajah Kalimalang seperti Sungai Cheonggyecheon di Korea Selatan.

Desain Revitalisasi Kalimalang Kemungkinan Berubah dari yang Dibuat Gubernur Ridwan Kamil

Revitalisasi Kalimalang Bekasi Diprediksi Molor

Banyak Kabel Jadi Penghambat Penyelesaian Masalah Banjir di Kolong Tol JORR Kalimalang

titik zona yang seluruhnya sepanjang lima kilometer. Empat zona tersebut yakni, edukatif, ekologi, selebrasi, dan komersil.

Adapun untuk zona selebrasi rencananya akan di bangun di Kalimalang di dekat Giant Mega Bekasi Hypermall, zona ini kabarnya akan dikerjakan oleh pemerintah pusat. Di dekat zona ini nantinya akan dibangun jalan overpass yang diprediksi akan merubah desain milik Ridwan Kamil.

Sedangkan zona kedua yakni edukatif, zona ini akan dibangun di titik kalimalang tepatnya dekat Kampus Unisma Bekasi yang kabarnya akan dibebankan ke Pemerintah Provinsi.

Sedangkan untuk Zona Ekologi kabarnya akan dibangun di titik Kalimalang dekat Pintu Tol Bekasi Timur. Sedangkan untuk zona komersil kabarnya akan dibangun di sekitar kawasan bisnis Hotel Horison atau Metropolitan Mal.

Anggaran untuk masing-masing zona diperkirakan menelan Rp 40 miliar yang dibebankan dari anggaran Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved