Sempitnya Jalur di Pasar Bengkok Jadi Pemicu Kemacetan
Pemotor pun suka secara sembarangan parkir di pinggir jalan tanpa mempedulikan kendaraan yang ingin melintas
Penulis: Ega Alfreda | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda
TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pasar Bengkok yang menjadi penghubung Cipondoh-Kunciran, Tangerang sangat berasa manfaatnya bagi warga sekitar.
Pasalnya, pasar tersebut menjadi satu satunya jalur tercepat pengendara arah Cipondoh ke Kunciran atau sebaliknya.
Namun sayangnya, Pasar Bengkok memiliki jalur yang sempit sehingga kendaraan roda empat harus berhati-hati saat melewati kawasan tersebut.
Sempitnya jalur tersebut membuat kawasan itu macet.
Jaka warga setempat selalu mengatur lalu lintas di Pasar Bengkok.
"Jalur sering dilewati juga sama truk sampah, mobil besar sampai bus mas," ujar Jaka, Tangerang, Selasa (20/2/2018).
Baca: Polisi Telah Periksa Pengawas Proyek dan Manajer Waskita Karya
Menurut Jaka, truk sampah lewat tiga kali sehari sambil mengangkut sampah.
Itu juga menyebabkan kemacetan panjang karena mobil harus antre.
Pemotor pun suka secara sembarangan parkir di pinggir jalan tanpa mempedulikan kendaraan yang ingin melintas.
"Motor juga sudah berkali-kali saya teriaki untuk mepet tapi bandel," keluh Jaka.
Sempitnya lahan pasar membuat pengendara harus mengambil sebagian jalur.
Jalur Pasar Bengkok ini masih menjadi favorit karena sangat memotong jalur.
Daripada harus memutar lewat Graha Raya yang jaraknya lebih jauh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/pasar-bengkok_20180220_113533.jpg)