Deretan Fakta Penembakan Studio Soneta: Kronologi, Kejanggalan, Sampai Reaksi Rhoma Irama

Tembakan mengenai tembok pintu masuk studio dan membuat bagian bawah pintu kaca depan studio sedikit pecah.

Ist/Tribunnews
Studio rekaman milik raja dangdut H.Rhoma Irama, Soneta Reccord di Jalan Tole Iskandar No.41, Sukmajaya, Kota Depok, ditembak senjata api oleh orang tak dikenal. 

Ia juga sedang menangani sebuah kasus yang Kekekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang menurutnya cukup beresiko.

"Saya lagi menangani kasus KDRT yang (korbannya) suaminya aparat. Jadi ngga tahu (yang meneror) siapa," ucapnya.

Debby menambahkan, ayahnya juga sedang gencar melakukan kampanye untuk partai yang diusungnya, yakni Partai Idaman.

Sehari-hari, mereka juga banyak melakukan aktivitas di studio tersebut.

"Papa juga lagu berjuang di Bawaslu (Badan Pengawas Pemilihan Umum). Gak ngerti ya, karena aktivitas saya, mas Vicky dan papa juga banyak di studio itu," ungkapnya.

Jika pelaku penembakan tertangkap, Debby mewakili keluarganya, hanya ingin mengetahui apa motif pelaku.

"Tapi kalau misal gak terungkap ya sudahlah, yang penting gak ada korban jiwa. Kita liat saja ke depannya, kalau memang ada kelanjutan berarti kan memang ada yang mau neror," tegasnya.

Kejanggalan Penembakan

Suasana di depan Studio Soneta Record, Minggu (4/3/2018).
Suasana di depan Studio Soneta Record, Minggu (4/3/2018). (TRIBUNJAKARTA.COM/ANISA KURNIASIH)

Menurut putri Rhoma Irama, Debby Rhoma, ayahnya tidak memusingkan insiden penembakan di studio milknya, Studio Soneta Record (SR). Rhoma juga menyebut yang menembak studionya adalah makhluk ghaib, lantaran arah tembakan dan jatuhnya peluru yang terbilang aneh.

"Tadinya beliau (Rhoma) santai saja, dipikirnya peluru nyasar, atau setan yg lg main tembak2an.

Bukan tanpa alasan, raja dangdut tersebut berpikir demikian.

Sebab, petugas kepolisian yang melakukan pemeriksaan pun sempat kebingungan.

Mereka belum dapat menentukan arah tembakan yang berakibat satu lubang di salah satu tembok studio itu.

Menurut Debby ada keanehan lain dalam hal jarak tembakan.

Berdasarkan penyelidikan, proyektil peluru memiliki jarak tembak 100 meter.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved