Hindari Semprot Parfum di Baju Batik? Ini Alasannya

Sebelum dicuci, batik harus diangin - anginkan terlebih dahulu agar bakteri dari keringat tidak mengendap dan lembab..

Penulis: Anisa Kurniasih | Editor: Ilusi Insiroh
TribunJakarta.com/Anisa Kurniasih
Senior Fashion Designer, Musa Widyatmodjo bersama pemilik Batik Kencana Pajajaran Affandy Setiawan saat pembukaan store Kencana Pajajaran Batik and Fashion di Kawasan Kemang Jakarta Selatan, (3/3/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Anisa Kurniasih

TRIBUNJAKARTA.COM, MAMPANG PRAPATAN - Sebagian dari kita pasti tak sadar sering semprotkan parfum ke baju batik yang akan kita pakai.

Ternyata hal tersebut perlu kamu hindari.

Senior Fashion Designer, Musa Widyatmodjo mengungkapkan bahayanya menggunakan parfum di pakaian batik yang kita gunakan.

Baca: Kesaksian Hidup Korban Tanjakan Emen Hingga Mekanik Bus Sarankan Potong Selang Rem Jadi Tersangka

"Parfum itu sebetulnya bukan untuk baju, dia kan didalamnya ada alkohol nah kalau kena ke baju apalagi itu baju batik, pasti motifnya akan luntur atau rusak," ujar Musa Wdyatmodjo di kawasan Kemang Jakarta Selatan , Sabtu (3/3/2018).

Musa juga mengatakan parfum tak berlebihh disemprotkan ke baju batik entah itu berbahan katun ataupun sutera.

Kandungan alkohol dengan kadar tinggi maupun rendah, jika menempel pada baju batik, akan merusak baju batik itu sendiri.

Musa juga memberikan tips untuk yang ingin memakai parfum.

Pakailah parfum sekedarnya di badan dan tunggu hingga kering.

Semprotkan parfum dibagian pergelangan tangan dan bagian tengkuk leher.

Baca: Anies Baswedan dan Sandiaga Uno Menggunakan Cheongsam di Festival Pecinan 2018

"Biasanya orang semprot parfum sampai ia juga mencium aromanya padahal ketika lewat depan orang lain wanginya ternyata berlebihan," ujar Musa Widyatmodjo.

Ia pun menyarankan agar gunakan parfum secukupnya saja.

Terkait dengan baju batik, Musa juga menyarankan agar tak langsung mencuci batik yang telah dikenakan.

Sebelum dicuci, batik harus diangin - anginkan terlebih dahulu agar bakteri dari keringat tidak mengendap dan lembab.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved