Breaking News:

Jatuh Bangun JR Saragih Sempat Merantau ke Jakarta, Jadi Buruh Galian Pasir Hingga Kolonel

Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, beberapa kali JR Saragih telah mengaku dirinya sebagai buruh galian pasir hingga kolonel.

Instagram
JR Saragih 

Baca: Marion Jola Meninggalkan Indonesia Idol, Maia Estianty: Manja Kamu Tuh Lucu

Saat dirinya sempat menjadi buruh galian pasir, ia diberikan tawaran kerja bekerja paruh waktu di Pusat Primer Koperasi Mabes TNI AD.

Dari situ, keuletan dan kegigihan Saragih bekerja membuat para petinggi simpatik kepadanya dan menyarankan dirinya mendaftar sebagai taruna Akademi Militer di Magelang.

5. Pangkat terakhir di TNI

Sosok bakal calon Gubernur Sumatera Utara tersebut pernah mengatakan pangkat terakhirnya di dunia militer merupakan kolonel.

Namun, pernyataannya tersebut diragukan oleh beberapa pihak.

Menanggapi hal ini, JR Saragih saat berkunjung ke kantor Kompas TV Medan, menjelaskan ketika awal mencalonkan diri sebagai Calon Bupati Simalungun Tahun 2010 pangkatnya sudah Letnan Kolonel.

Lalu, dirinya mendapatkan pangkat Kolonel sebagai tanda pengabdiannya sebagai Bupati Simalungun.

"Saya berpangkat kolonel. Saat mencalon bupati di Tahun 2010, saya sudah Letnan Kolonel, ada surat keterangannya," ujarnya.

Dirinya menjelaskan pemberian kenaikan pangkat merupakan hal lazim karena sosok telah mengabdi kepada bangsa dan negara dengan menjabat sebagai Bupati Simalungun.

"Hal yang biasa diberi pangkat penghargaan. Luhut Panjaitan, Agum Gumelar, pernah dapat pangkat penghargaan," ujarnya.

Ia pun menceritakan dahulu saat dia hendak menikah sudah berpangkat Kapten, dan acara pernikahan tersebut diberlangsungkan di Kota Medan.

"Pedang pora saat saya menikah di Medan acaranya," ujarnya.

Baca: Usai Salat Jumat, Ormas Islam Akan Gelar Aksi di Kantor Tempo

Baca: Sambut Libur Hari Raya Nyepi, Ancol Gelar Festival Ogoh-ogoh Pertama dan Terbesar

6. Menjadi bagian dari Paspampres

Dirinya merupakan seorang purnawirawan TNI Angkatan Darat.

Berdasarkan penelusuran TribunJakarta, JR Saragih bertugas di Corps Polisi Militer (CPM) Angkatan Darat.

Saragih lulus pendidikan di Akmil Magelang pada tahun 1990-an dan menyandang pangkat Letnan Dua.

Usai lulus pendidikan militer di CPM, dirinya bertugas di lingkungan Polisi Militer Angkatan Darat (POMAD).

Saat itu, dirinya ditugaskan sebagai Dansubdenpom/Purwakarta, Jawa Barat.

Kemudian, dengan diberikannya amanat sebagai Dandenpom membuat dirinya menjadi seorang personel elite Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) era Susilo Bambang Yudhoyono.

Penulis: Kurniawati Hasjanah
Editor: Kurniawati Hasjanah
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved