Gara-Gara Gak Mau Kasih Contekan, Cewek Ini Dipaksa Hingga Dibully Teman Sekelas

“Perbuatan benarku dianggap salah. Aku mulai tidak punya teman karena mereka semua menjauh.”

Editor: Kurniawati Hasjanah
Florespost.co
Ilustrasi 

Terus Berulang

Awalnya baik-baik saja hingga ulangan Matematika datang. Ulangan sebenarnya berjalan dengan tenang.

Sayangnya, teman sebangku mulai bertanya jawaban.

Bagiku, hal tersebut salah karena menyontek adalah tindakan yang tidak jujur dan bisa saja menjadi kebiasaan.

Dia memaksa, aku tetap tidak memberi jawaban. Setelah ulangan berakhir, teman sebangku lagi-lagi diam.

Keesokan harinya saat aku berangkat sekolah, kulihat semua bangku terisi dan hanya aku yang tidak mendapatkan tempat duduk.

Aku sedih bukan main.

Baca: Foto Bareng David Beckham, Najwa Shihab: Soon On www.narasi.tv, Akan Ada Kolaborasi?

Terpaksa aku duduk sendiri padahal ada yang juga duduk sendiri. Kekejaman tidak sampai disitu.

Aku juga di-bully dan disindir oleh seluruh teman sekelasku.

Satu minggu aku bisa melewati.

Minggu kedua aku mulai menangis dan setiap ke sekolah aku merasa ada sesuatu yang berat.

Kemudian aku memutuskan untuk membicarakan ini kepada wali kelasku bahkan guru BK.

Untungnya wali kelasku membicarakannya dengan guru lain dan guru lain setuju untuk mengubah sistem ulangan agar tidak ada yang menyontek.

Tindakan Minoritas Belum Tentu Salah

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved