Ujian Nasional
Bersurat KE PLN Hingga Siapkan Dua Genset Demi UNBK
Nana Mahmur, Kepala SMA Negeri 9, Ciputat, menjamin ujian nasional berbasis komputer tidak akan terkendala pasokan listrik.
Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Y Gustaman
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir
TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT - Nana Mahmur, Kepala SMA Negeri 9, Ciputat, Tangerang Selatan, menjamin ujian nasional berbasis komputer tidak akan terkendala pasokan listrik.
Hal tersebut disampaikan Nana kepada awak media selepas bel berbunyi tanda sesi pertama UNBK untuk SMA selesai pukul 11.00 WIB pada Senin (9/4/2018).
Nana menjamin pasokan listrik aman selama ujian karena pihak sekolah sudah berkirim surat langsung ke PLN setempat dan menyiapkan dua buah genset.
"Kami sudah mengirimkan surat ke pln dekat sekolah kita. Menyediakan genset sebanyak dua buah," ujar Nana.
Nana sudah menguji jika keadaan mati listrik, genset bekerja baik.
"Kalau nanti mati kemarin Jumat sudah diuji coba, listrik mati, genset sudah siap. Mudah mudahan PLN tidak ada kendala, kalau ada kendala genset sudah siap," imbuh dia.
Di SMAN 9 ini terdapat 350 siswa kelas XII yang menjalani UNBK, mereka dibagi menjadi tiga kelas dan tiga sesi, yaitu pukul 07.30 WIB - pukul 09.30 WIB, pukul 10.30 WIB - pukul 12.30 WIB dan pukul 13.30 WIB - pukul 15.30 WIB.
Setiap kelas ada yang terdiri dari 37 siswa dan 38 siswa. Namun pihak sekolah menyediakan 40 komputer setiap kelasnya dengan estimasi terdapat dua cadangan komputer jika terjadi kendala.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/kepala-sma-negeri-9-nana-mahmur_20180409_104027.jpg)