Bos Yamaha MotoGP Geram: Kami Tidak Bisa Terima Aksi Marquez
Manajer Yamaha MotoGP, Lin Jarvis, tidak terima dengan ulah Marc Marquez yang menyebabkan pebalapnya, Valentino Rossi terjatuh
Tonton juga:
Tragedi di lap pertama Dani Pedrosa harus mengalami crash highside, terlalu cepat dirinya keluar trek. Sudah dua tahun berturut-turut Pedrosa tak berhasil menyelesaikan balap di Argentina.
Drama lanjutan pada GP Argentina kemudian terjadi karena Marquez harus menerima penalti ride through masuk ke pit, sebelum masuk lagi ke trek.
Motor Marc Marquez yang mati tiba-tiba saat balapan mau dimulai jadi penyebabnya. Kondis ini membuat Marquez harus melorot di urutan ke-19, tapi dirinya berhasil merangsek dan finis di posisi kelima.
Agresivitas Marc Marquez justru semakin menjadi, karena harus bersiteru dengan beberapa pebalap di depannya, seperti Pol Espagaro, Thomas Luthi, Franco Morbidelli, sampai akhirnya bersenggolan dengan Valentino Rossi dan mengakibatkan The Dotcor tersungkur di lintasan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/lin-jarvis-yamaha-motogp_20180409_131850.jpg)