Kisah Ali, Petugas Bina Marga yang Punya Anak kembar dan Berharap Jadi Pegawai Tetap

Terkadang ia dan rekan-rekan lainnya merasa jengkel dengan ulah masyarakat yang tak peduli terhadap hasil kerja mereka.

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Satrio Sarwo Trengginas
Ali, Petugas Bina.Marga Pasar Minggu Jakarta Selatan 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR MINGGU -Rombongan Petugas Bina Marga wilayah Pasar Minggu sedang beristirahat usai menyelesaikan tugasnya mengecat halte di bilangan Pejaten Raya, Jakarta Selatan.

Terlihat Ali, seorang petugas Bina Marga yang sedang duduk mengaso lantaran tugasnya mengecat fasilitas umum telah selesai.

Baca: Jika Tidak Datang Hingga Sore Ini,Ibu-ibu Penampar Petugas SBPU Akan Dilaporkan ke Polisi

Ia berujar bahwa setiap hari Ali beserta kawan-kawan memantau lokasi fasilitas umum untuk ditindaklanjuti.

"Biasanya setiap hari ada penugasan atau laporan terkait fasilitas umum yang harus dibenahi agar terlihat bagus lagi,"ujarnya pada TribunJakarta.com, Senin (9/4/2018).

Terkadang ia dan rekan-rekan lainnya merasa jengkel dengan ulah masyarakat yang tak peduli terhadap hasil kerja mereka.

"Terkadang ya suka jengkel karena motor atau mobil suka naik ke trotoar padahal baru kita benahi trotoarnya. Kendalanya paling itu sama motor suka melintas padahal diberitahu kalau jalan baru ditambal," ungkapnya.

Baca: Karena Keadaan Ini, PB IDI Tunda Pemecatan Dokter Terawan

Biasanya pasukan kuning mengerjakan beberapa fasilitas umum agar terlihat baik dan aman bagi masyarakat luas.

"Biasanya kita benahi lobang. Biasanya di trotoar banyak lobang karena galian kabel. Nambal-nambal. Ngecat trotoar dan jembatan. Sering berlubang karena air dan mobil muatan berat suka melintas," terang Ali.

Petugas Bina Marga wilayah Pasar Minggu, Jakarta Selatan ini pun dibagi ke dalam dua grup, grup Trotoar dan grup aspal.

"Dibagi ke dua grup. Satu grup ada dua tim. Grup trotoar A dan B, kemudian Grup Aspal, yang kerja siang dan malam," ujarnya.

Semua petugas kuning pernah mencicipi semua tugas tersebut.

Baca: 2 Pengedar Narkoba Ditangkap di Tangerang, 1 Tewas Ditembak Karena Melawan Polisi

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved