Suka Mie Ayam dan Pedas? Kamu Wajib Coba Mie Ayam Cabai Gerus di Feskul Kampung Tempo Doeloe
Festival kuliner di Kampung Tempo Doeloe masih akan berlangsung hingga 6 Mei 2018 mendatang.
Penulis: Anisa Kurniasih | Editor: Ilusi Insiroh
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Anisa Kurniasih
TRIBUNJAKARTA.COM, KELAPA GADING - Festival kuliner di Kampung Tempo Doeloe masih akan berlangsung hingga 6 Mei 2018 mendatang.
Acara ini merupakan bagian dari Jakarta Fashion and Food Festival yang digelar di Summarecon Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Dari aneka kuliner Nusantara hingga kuliner unik pun turut meramaikan acara ini.
Satu diantaranya adalah mie ayam cabai gerus.
Baca: Taufik Gerindra Tegaskan Wacana Prabowo Jadi Cawapres atau King Maker, Psy War Melemahkan
Saat melihat gerobak mie ayam tersebut, kamu akan langsung melihat tumpukan cabai rawit merah yang diletakkan gerobak tersebut.
Hal tersebut tentunya sangat mengundang perhatian pengunjung.
Toni, pelayan mie ayam cabai gerus tersebut mengungkapkan bahwa mie ayam yang ia jual menyajikan cabai untuk sajian sambal yang dibuat dadakan.
Tersedia beberapa level yang ditawarkan yaitu level satu hingga empat.
Dimana pada level satu hanya diberi tiga buah cabai dan level dua adalah kelipatannya yaitu enam.
"Level satu sampai empat cuma gambaran standar aja, tapi kalau mau lebih ya kami turuti aja maunya berapa," ujar Toni, di Summarecon Kelapa Gading, Selasa (24/4/2018).
Baca: Berawal dari Informasi Petugas Lapas Cipinang, Polres Jaktim Amankan 14,5 Kilogram Sabu
Toni pun mengatakan bahwa dirinya tak mentarifkan berapa banyak cabai yang diinginkan pembeli.
Meskipun jumlah yang diminta sangat banyak.
Bahkan diakui Toni, dirinya pernah melayani pembeli yang meminta 50 buah cabai di mie ayam yang dipesan.
Toni pun tak heran dengan hal tersebut karena memang pernah beberapa kali melayani pembeli yang serupa.
"Selagi perut dia kuat dan berani makan pedas ya saya bikinin aja, asal kalau sakit perut atau kenapa -kenapa saya enggak tanggung jawab," ujar Toni.
Cabai yang disajikan pada mie ayam tersebut sebelumnya direbus dahulu.
Baca: Warga Manfaatkan Air Luapan Kali Pesanggrahan Untuk Mencuci Kendaraan
Setelah itu diuleg di dalam sebuah mangkok dan diaduk merata dengan mie beserta minyak bumbu.
Jika sudah tercampur rata, barulah Toni menyajikan sayuran berupa toge dan sawi serta ayam untuk toping mie ayam tersebut.
Pembeli juga bisa meminta tambah bakso jika diinginkan.
Harga mie ayam yang ditawarkan berkisar antara Rp 21 ribu hingga Rp 26 ribu.