Unjuk Rasa, Serikat Pekerja Keluhkan Pelayanan BPJS: Cuma yang Bayar Tunai Saja yang Dilayani
"Pernah dirujuk untuk berobat di RSUD Tangerang, dilempar sana sini. Cuma yang bayar pakai uang cash saja yang dilayani pengobatannya," keluh Muslih
Penulis: Ega Alfreda | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda
TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG- Muslih selaku simpatisan dari Federasi Serikat Pekerja Tekstil Sandal Kulit (FSP TSK) Tangerang, mengeluhkan mandulnya pelaksanaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dan hanya orang berduit yang dilayani.
Sekira 300 buruh dari FSP TSK yang menyuarakan aspirasinya di halaman depan Puspemkot Tangerang mengenai pelayanan BPJS yang bertepuk sebelah tangan.
Baca: Video 2 Anak Curi Uang Nasabah di ATM di Makassar Kini Jadi Viral, Lihat Aksinya
Muslih mengeluhkan pengalaman pribadinya berobat menggunakan kartu BPJS.
"Pernah dirujuk untuk berobat di RSUD Tangerang, dilempar sana sini. Cuma yang bayar pakai uang cash saja yang dilayani pengobatannya," keluh Muslih kepada TribunJakarta.com, Tangerang, Kamis (26/4/2018).
Muslih melanjutkan, bahwa hanya penyakit berat saja yang dipersulit jalur birokrasinya bila menggunakan kartu BPJS.
"Ya hanya penyakit berat saja sih, kayak jantung, stroke. Kalau sakit ringan saja sih masih baik," imbuhnya.
Baca: Penumpang Minta Pemerintah Tertibkan Pedagang yang Berjualan di Halte Transjakarta
Dalam aksi demo tersebut, sekira 300 buruh tersebut menyuarakan keluh kesah yang dialaminya untuk berobat dan menuntut janji manis dari Pemerintah Tangerang.
Dari pantauan TribunJakarta.com, kesatuan buruh tersebut kompak menggunakan baju berwarna hijau dan membawa bendera bertuliskan FSP TSK dipimpin seorang orator yang menggunakan kemeja putih.
Baca: Selesai UNBK, Pelajar Ini Tewas Karena Terkena Tendangan Pelatih di Perut Saat Latihan Silat
Menurut Muslih, sebelum tiba di Puspemkot, rombongan FSP TSK telah berkeliling Tangerang mulai dari Rumah Sakit Cikokol, Kantor BPJS Cikokol, dan berakhir di halaman depan Puspemkot Tangerang.