Tak Mau Dikasihani, Keluarga Miskin yang Dikabarkan Minum Comberan Ogah Terima Bantuan

"Kagak mau, bukan itu yang kita inginkan, kita tidak mau dibelaskasihani," kata Aras sapaanya kepada wartawan TribunJakarta.com.

Tak Mau Dikasihani, Keluarga Miskin yang Dikabarkan Minum Comberan Ogah Terima Bantuan
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Aras, istri dan enam anaknya tinggal di sebuah gubuk kumuh berukuran 5 x 8 meter, Jalan Gempol Raya, Kunciran, Tangerang, Kamis (3/5/2018). TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, PINANG - Keluarga miskin yang tinggal di sebuah gubuk buatan sendiri di Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang menolak untuk diberi bantuan.

Muhammad Aras Arifin (45), kepala keluarga dengan empat orang anak tersebut mengatakan, tidak berharap dan menolak bantuan yang diberikan untuk keluarganya.

"Kagak mau, bukan itu yang kita inginkan, kita tidak mau dibelaskasihani," kata Aras sapaanya kepada wartawan TribunJakarta.com, pada Kamis (3/5/2018).

"Berusaha pakai tangan sendiri, apa yang ketemu, kita makan," tambahnya.

Baca: Keluarga Miskin yang Sempat Minum Air Comberan, Akan Dibantu Aparat Setempat

Baca: Camat Pinang Tidak Percaya Ada Warganya yang Minum Air Comberan

Di pelataran gubuknya, Pak Aras menanam tanaman kapas dan padi. Ia juga mengonsumsi padi yang ia tanam sendiri itu.

Aras juga menceritakan pernah dapat bantuan dari lurah yang kantornya hanya berjarak sekira 100 meter dari gubuknya,.

Namun uang yang diberikan disobek.

Halaman
12
Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Aji
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved