Tingkatkan Kualitas SDM, MRT Jakarta dan KAI Jalin Kerjasama Bidang Pengetahuan dan Keterampilan
PT MRT Jakarta dan PT KAI menandatangani Perjanjian Kerja Sama tentang Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam bentuk Program Knowledge Sharing.
Penulis: Suci Febriastuti | Editor: Ilusi Insiroh
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Suci Febriastuti
TRIBUNJAKARTA.COM, PALMERAH - PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) menandatangani Perjanjian Kerja Sama tentang Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam bentuk Program Knowledge Sharing.
Penandatanganan ini adalah wujud sinergi yang baik untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang dimiliki oleh masing-masing perusahaan.
Baca: Komplotan Curanmor Tangerang Tertangkap Setelah Dihadiahi Timah Panas
Penandatanganan dilakukan langsung oleh Direktur Keuangan dan Administrasi PT MRT Jakarta, Tuhiyat, dan Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum PT KAI, R. Ruli Adi di Gedung Jakarta Railway Center, Jakarta Pusat, Jumat (11/5/2018).
Perjanjian kerja sama ini meliputi aspek berbagi pengetahuan dan keterampilan dalam bidang perawatan sarana dan prasarana perkeretaapian, serta pelayanan penumpang di stasiun.
Masa berlaku perjanjian kerja sama ini selama enam bulan, terhitung sejak tanggal penandatanganan perjanjian.
“Dalam mengoperasikan MRT Jakarta, perusahaan kami diharapkan dapat memberikan pelayanan berstandar internasional yang menjamin keamanan, kenyamanan, dan keandalan penggunanya. Hal tersebut dimulai dengan kesiapan sumber daya manusia yang mumpuni di setiap jenjang,” kata Tuhiyat di Gedung Jakarta Railway Center, Jakarta Pusat, Jumat (11/5/2018).
“Saat ini, salah satu permasalahan yang dihadapi oleh warga Jakarta adalah transportasi. Harapan kita bersama adalah dengan layanan moda transportasi umum yang lebih baik, jenis transportasi kereta masih jadi primadona. Ini adalah tanggung jawab besar kita bersama,” kata Ruli Adi.
Baca: Depan Dosen dan Temannya Mahasiswi Ini Nekat Melucuti Celana dan Baju Usai Dikritik Saat Presentasi
Kedua belah pihak kemudian berharap kegiatan berbagi pengetahuan dan keterampilan dapat segera dilaksanakan dengan menyiapkan mekanisme usulan kerja dan pelaksanaan yang diharapkan.
Setelah penandatanganan, kedua belah pihak lalu bertukar cendera mata berupa miniatur kereta.