Kasus Terorisme

Benda Misterius Bikin Gempar, Pengurus Masjid: Kami Masih Parno Teror Bom

Jemaah Masjid Al Kubro, Probolinggo, Jawa Timur, dikagetkan oleh penemuan bungkusan mencurigakan

Editor: ade mayasanto
TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma
Pengamanan persidangan terdakwa terorisme Aman Abdurrahman 

TRIBUNJAKARTA.COM, PROBOLINGGO - Jemaah Masjid Al Kubro, Probolinggo, Jawa Timur, dikagetkan oleh penemuan bungkusan mencurigakan dalam bentuk kardus minuman bekas di sisi selatan masjid , Kamis (31/5/2018).

Bungkusan itu berwarna biru, tidak diketahui apa isinya.

Namun, bungkusan itu sudah ada sejak Kamis pagi.

Usai salat subuh, informasinya bungkusan itu sudah tergeletak di tempat itu.

Tak pelak, keberadaan bungkusan itu membuat jemaah heboh dan ketakutan.
Saking khawatirnya, jemaah langsung melapor ke polisi setempat.

Mendapati laporan itu, polisi langsung mendatangi lokasi.

Selang beberapa saat, tim penjinak bahan peledak (jihandak) tiba di lokasi.
Sebelum tim jihandak tiba, polisi mengosongkan area sekitar masjid.

Semua aktivitas masjid sempat dihentikan beberapa saat, sebelum akhirnya normal kembali.

Zulkarnain, pengurus masjid, mengatakan bungkusan itu ada sejak salat subuh.

Usai salat subuh hingga pukul 09.00, bungkusan itu tidak berpindah tempat.

"Bungkusan itu tak bertuan. Nah, kami curiga jangan jangan bungkusan iti membahayakan. Makanya kami sangat khawatir dan melaporkan ke polisi," tambahnya.

Tonton juga:

Pria yang juga bekerja sebagai sekuriti di perusahaan dekat masjid ini mengaku kekhawatirannya semakin menguat saat di-check menggunakan detector, alat itu berbunyi.

Ada sinyal membahayakan dari dalam bungkusan tersebut.

"Kami masih parno pada kejadian teror bom. Apalagi, di Probolinggo ini banyak jaringan teroris yang diamankan. Makanya untuk antisipasi, kami segera melaporkan kejadian ini. Tidak ada pemiliknya, dan tidak tahu siapa yang meletakkannya di sini," paparnya.

Sumber: Surya
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved