Kasus Terorisme
Benda Misterius Bikin Gempar, Pengurus Masjid: Kami Masih Parno Teror Bom
Jemaah Masjid Al Kubro, Probolinggo, Jawa Timur, dikagetkan oleh penemuan bungkusan mencurigakan
Ia bahkan dikenal sebagai orang yang sangat sabar dan sangat telaten dalam menerima jasa perbaikan HP.
"Saya pernah servis HP di sini, setelah saya bawa pulang ternyata rusak lagi. Saya kembalikan, ternyata masih diterima sama dia. Soal urusan pribadi saya tidak tahu menahu. Tapi, jujur saya kaget, kalau ternyata dia (Wisnu) ada kaitannya dengan teroris," ucapnya.
Baca: Mantan Perawat yang Lecehkan Pasien di Surabaya Menahan Tangis Saat Dengar Tuntuan Jaksa
Selama 2x24 jam, Densus menangkap lima orang di Probolinggo yang diduga kuat terlibat dalam jaringan terorisme. Mereka adalah Gatot Sulistio (54), warga Desa Sumberkedawung, Kecamatan Leces, kakak beradik Kamal (52) dan Karibun Subagio (48), warga Desa Wonorejo, Kecamatan Maron.
Ketiganya diamankan pada Selasa malam di rumahnya masing masing.
Selanjutnya, Rabu pagi satu terduga teroris diamankan. Dia adalah Bukhori (48) asal Desa Pegalangan Kidul, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo.
Pada Rabu malam giliran Wisnu yang ditangkap. Dari lima terduga teroris yang diamankan, masing masing memiliki latar belakang pekerjaan yang berbeda.
Ada yang jual madu, tukang potong rambut, hingga pegawai negeri sipil (PNS) aktif di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Pemerintah Kabupaten Probolinggo. (tribunnetwork/dit/git/nis/surya/lih)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/pengamanan-persidangan-terdakwa-terorisme-aman-abdurrahman_20180525_092558.jpg)