Breaking News:

Ramadan 2018

VIDEO Sejarah Singkat Mbah Priuk, Wafat Dalam Perjalanan Berdakwah  

Saat berumur 17 tahun Mbah Priuk pun pergi ke berbagai negara untuk menimba ilmu.

Penulis: Rafdi Ghufran Bustomi | Editor: Wahyu Aji

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Rafdi Ghufran

TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Makam Mbah Priuk merupakan salah satu cagar budaya paling terkenal yang berlokasi di Koja, Jakarta Utara.

Sosok Mbah Priuk yang bernama asli Al Imam A'Arif Billah Sayyidina Al Habib Hasan bin Muhammad Al Haddad RA merupakan seorang tokoh Ulama Islam.

Sekertaris Yayasan Makam Mbah Priuk, Ahmad Chandra mengatakan Mbah Priok dilahirkan di Palembang, Sumatera Selatan pada tahun 1727.

Mbah Priuk merupakan keturunan dari keluarga ulama besar yang ada di Palembang.

Masa kecil Mbah Priuk sendiri lebih banyak dihabiskan dengan duduk bersama ayahnya untuk mengkaji ilmu.

Di usianya yang ketiga tahun, Mbah Priuk sudah banyak memahami dan menghafal kitab-kitab agama.

Menginjak remaja, Mbah Priuk yang merupakan keturunan dari sosok ulama besar masih mau mencari kayu bakar untuk ibunya memasak.

Saat berumur 17 tahun Mbah Priuk pun pergi ke berbagai negara untuk menimba ilmu.

Baca: Polres Pelabuhan Tanjung Priok Siagakan Anggota Tak Berseragam di Kawasan Mbah Priok

Setelah kembali ke tanah Palembang dari menimba ilmu, Mbah Priuk pun meneruskan berdakwah.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved