Tak Hanya Anak Deddy Corbuzier, 7 Tokoh Ini juga Idap Disleksia dan Mampu Taklukkan Dunia
Sebenarnya apakah disleksia itu? dan Siapa saja kah tokoh dunia yang idap disleksia? Mari Kita simak!
Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Rr Dewi Kartika H
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Rr Dewi Kartika H
TRIBUNJAKARTA.COM - Deddy Corbuzier dan Kalina Ocktranny kini tengah berbahagia.
Pasalnya, Azka Corbuzier putra satu-satunya mereka berhasil menyelesaikan masa sekolahnya.
Tak cuma lulus, Azka bahkan menjadi lulusan terbaik di sekolahnya.
Deddy dan Kalina tak lupa mengunggah momen bahagia sekaligus membanggakan itu di sosial media mereka.
Baca: MUI Usulkan Rumah Uya Dihentikan, Uya Kuya Sebut Acaranya Selesaikan Masalah, Netter Tak Terima
Diketahui Azka mengidap disleksia.
Nyatanya disleksia tak bisa halangi Azka untuk tetap berprestasi.
Selain Azka rupanya ada tujuh tokoh dunia lainnya yang juga idap disleksia.
Sebenarnya apakah disleksia itu? dan Siapa saja kah tokoh dunia yang idap disleksia? Mari Kita simak!
TONTON JUGA
Diunggahan Deddy terselip sebuah istilah yang mungkin tidak banyak orang tahu.
Dislexian atau disleksia.
Dikutip TribunJakarta.com dari Grid.id disleksia adalah masalah yang memengaruhi cara otak anak dalam memproses kata-kata tertulis dan lisan.
Disleksia kerap dikaitkan dengan kesulitan anak dalam membaca tulisan.
Selain menyebabkan kesulitan membaca, anak juga mengalami kesulitan menulis, mengeja kata, bahkan berbicara.
Kasus disleksia biasanya diketahui saat anak mulai bersekolah.
Sayangnya, banyak orang tua salah paham dengan kondisi satu ini.
Baca: Masih 19 Tahun, Aurel Hermansyah Ingin Tinggal Sendiri di Bali di Jakarta Aku Stress
Keterlambatan anak dalam membaca dan menulis membuat orang tua menganggap anak disleksia kurang cerdas.
Hanya saja, seorang anak disleksia mengambil lebih banyak waktu untuk memproses informasi ketika berbicara atau membaca.
Sampai saat ini, peneliti belum bisa memastikan apa penyebab pasti disleksia.
Namun, faktor genetik disebut menjadi salah satu pemicu kondisi ini.
Keluarga yang memiliki riwayat disleksia memiliki potensi besar menurunkan kondisi tersebut.
Rupanya tokoh-tokoh terkenal dan ilmuan yang juga mengalami disleksia kok.
Penelusuran TribunJakarta.com dari berbagai sumber berikut tujuh tokoh yang mengalami disleksia.
Leonardo Da Vinci
Da Vinci adalah seorang pelukis dari Italia pada zaman renaisans yang karyanya seperti Mona Lisa dan The Last Supper melegenda hingga saat ini.
Ia diduga mengidap disleksia karena catatan-catatan tangannya berantakan dan sulit dimengerti oleh orang-orang.
Hampir semua tulisan tangan yang ditulis Da Vinci dalam jurnalnya terbalik dari belakang ke depan dan hurufnya juga tak beraturan.
Hal ini adalah suatu karakteristik orang-orang disleksia yang kidal.
Meski demikian ada juga sanggahan yang mengatakan Da Vinci tak punya disleksia tapi memang sengaja menulis seperti itu untuk membingungkan orang yang ingin mencuri idenya.
Albert Einstein
Fisikawan Albert Einstein adalah seorang ilmuwan yang populer setelah ia mengenalkan teori relativitas kepada dunia.
Einstein dikenang sebagai salah satu orang jenius yang dunia ini pernah miliki dan ilmunya juga terus dikembangkan.
Namun sebagai seorang anggota masyarakat, Einstein adalah seseorang yang sangat tertutup.
Ia tak banyak bicara dan beberapa sumber menyebut dirinya bahkan kesulitan mengingat tanggal karena disleksia.
Thomas Edison
Saat dirinya kecil Thomas Edison adalah seseorang yang terkenal badung dan sulit diatur.
Ia akan berbicara di dalam kelas ketika gurunya menjelaskan dan tak mau mendengar bila diberitahu.
Edison diketahui sangat lemah di bidang matematika, menulis, dan berbicara sehingga ia hanya mampu bersekolah formal sampai tiga bulan.
Akan tetapi dirinya tak berhenti mencari ilmu.
Lewat bimbingan dan dukungan lingkungan, Edison dewasa menjadi orang terkenal karena dirinya berhasil menemukan bola lampu.
Steven Spielberg
Siapa yang tak tahu film layar lebar Jurrasic Park, Jaws, atau Indiana Jones?
Film-film tersebut adalah karya dari Steven Spielberg yang merupakan seorang pengidap disleksia.
Di belakang layar ketika menyutradarai film ia seringkali menyempatkan diri untuk berbicara mengenai kondisi yang diidapnya.
Saat dirinya masih kecil di tahun 1950 ia mengaku menghabiskan waktu hampir dua tahun hanya untuk belajar membaca.
Saat itu disleksia masih belum diakui sebagai suatu kondisi gangguan sehinga Steven sangat kesulitan menjelaskan apa yang terjadi pada dirinya ke orang lain.
Ketidakmampuan Steven untuk membaca di kelas membuat ia menjadi target bullying oleh teman-teman dan guru mencapnya sebagai seseorang yang malas.
Beruntung ia menemukan teman-teman yang mengenalkannya ke dunia perfilman.
"Film benar-benar membantu saya. Saya merasa tertolong dari rasa malu, bersalah," kata Steven seperti dikutip dari ABC Australia.
Steve Jobs
Semasa hidupnya Steve Jobs diketahui sebagai CEO dari perusahaan raksasa Apple.
Namun tahukah Anda bahwa ia sebetulnya adalah seorang pengidap disleksia?
Di sekolah Steve adalah sosok yang sangat biasa saja bahkan bisa dikatakan ia sulit menyelesaikan pendidikannya.
Semasa kuliah ia bahkan hanya mampu bertahan hingga satu semester sebelum akhirnya memutuskan untuk keluar karena merasa ilmu yang ia pelajari tak ada manfaat praktis untuk hidup.
Dengan menggunakan pengalamannya dan sedikit ilmu di sekolah, Steve pun berhasil menciptakan beragam produk Apple.
Agatha Christie
Anda penggemar cerita-cerita detektif Hercule Poirot dan Miss Marple? Tentunya Anda sudah tak asing dengan sang pencerita ulung Agatha Christie.
Hingga kini cerita-cerita misteri Agatha Christie telah terjual miliaran kopi.
Agatha Christie juga diketahui menderita disleksia.
Namun hal ini tak menghentikannya untuk menjadi orang yang kreatif.
Agatha pun tak lelah belajar untuk menulis dan membuat novel-novel misterinya yang hebat dan selalu bisa menyergap pembacanya.
Hingga saat ini novel-novelnya telah menginspirasi banyak novelis serta pembuat film.
Muhammad Ali
Muhammad Ali, seorang petinju yang telah melegenda ternyata adalah penderita disleksia.
Muhammad Ali sendiri mengaku bahwa ketika masih sekolah, guru-guru selalu mengatainya bodoh.
Hal ini karena Muhammad Ali kecil tak bisa membaca buku pelajarannya.
Selain itu, Muhammad Ali juga tak diterima untuk bergabung dengan militer karena kemampuan bahasanya yang buruk.
Meski begitu, ini tak membuat Muhammad Ali menyerah dengan dirinya.
Terbukti kemudian dia menjadi salah satu petinju terhebat dan terpopuler di dunia.