Info Mudik 2018
Pemudik Diimbau Hati-hati saat Melintasi Jalan Raya Daendels di Pantura
untuk daerah rawan terjadi bencana alam maupun rawan kejahatan di wilayah hukum Polres Tuban tidak ada alias nihil
TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Mudik lebaran tinggal sebentar lagi. Berdasarkan kalender masehi, lebaran Idul Fitri 1439 Hijriah akan jatuh pada, Jumat 15 Juni 2018 mendatang. Bagi masyarakat yang tinggal di kota dan akan pulang kampung di hari yang suci tersebut, tentu membutuhkan segala persiapan.
Bagi yang akan pulang kampung melintasi jalur Pantura, khususnya yang akan melintasi Kabupaten Tuban, maka perlu mengetahui kondisi di wilayah Kabupaten yang terletak di ujung barat Provinsi Jawa Timur tersebut.
Kabupaten yang berbatasan dengan Kabupaten Rembang, Jawa tengah itu memiliki panjang jalur pantura sekira kurang lebih 75 KM, dengan rincian Jalan raya Bancar-Tuban sepanjang 43 KM, Jalan raya Daendels Tuban-Palang sepanjang sekira 10 KM, dan Jalan Tuban-Widang sekira 22 KM, dengan kondisi jalan bergelombang.
Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono menjelaskan, Jalan raya Bancar-Tuban ini menghubungkan kendaraan yang dari arah Jawa Tengah masuk ke Jawa Timur untuk jalur Daendels-Palang ini menghubungkan dari arah Tuban ke Paciran, Lamongan, hingga Kebomas Gresik. Sedangkan untuk jalur Tuban-Widang ini merupakan jalur utama bagi kendaraan yang akan ke arah Surabaya.
Baca: Minim Penerangan, Pemudik Harus Waspada saat Melintasi Jalur Tengah Jawa di Malam Hari
“Dari ketiga titik jalan raya itu, jalan yang bergelombang hanya arah Tuban-Widang, oleh karena itu pemudik diharapkan hati-hati saat melintas jalur tersebut. Jalan Pantura lainnya aman,” kata Nanang.
Perwira berpangkat dua melati di pundak itu menerangkan, jika di jalur Pantura Tuban juga terdapat beberapa titik rawan terjadi kecelakaan lalu lintas. Antara lain, di wilayah Pantura Kecamatan Jenu-Tambakboyo, tepatnya di KM 11. Selain itu, juga ada di wilayah Pantura Pakah – Widang, tepatya KM 7.
Ditambahkan Nanang, untuk daerah rawan terjadi bencana alam maupun rawan kejahatan di wilayah hukum Polres Tuban tidak ada alias nihil, yang ada hanya rawan kecelakaan lalu lintas. “Hanya rawan kecelakaan, untuk rawan bencana alam dan kejahatan tidak ada. Kita siap jaga keamanan di wilayah hukum Polres Tuban,” ujarnya.
Dengan melakukan koordinasi yang baik, Polres juga membeberkan data rumah makan yang menyajikan makanan untuk berbuka maupun sahur. Seperti, RM wahyu Utama di perbatasan Jatim-Jateng, turut Kecamatan Bancar, RM Taman Sari, RM Simpang Raya (Padang), RM Bajak Laut yang berada di Kecamatan Jenu, RM Pangestune Jl. Tuban – Jenu KM 1, RM Padang Samping Pos Boom utara alun-alun kota Tuban, RM Langgeng Jl. Manunggal Tuban, RM Kurnia Dewi Jl. Tuban – Babat KM 2 dan RM Lumintu Jalan Tuban-Babat, tepatnya setelah jembatan Kepet.
Selain itu, korps Bhayangkara Polres Tuban juga mendata sejumlah hotel yang disiapkan untuk keperluan pemudik apabila membutuhkan tempat untuk bermalam selama melakukan perjalanan pulang kampung. Hotel tersebut yaitu Hotel Purnama Jl. Tuban – Jenu, sebelah barat Rest Area Tuban, Hotel Fave Jl. Basuki Rahmat no 215, Hotel Tuban Tropis Jl. Basuki Rahmat no 11, Hotel Saras Jl. Basuki Rahmat, Hotel Basrah Jl. Basuki Rahmat, Hotel Mustika Jl. Teuku Umar no 3, Hotel Wilis dan Hotel Dynasti, Kec Jenu, Hotel Slamet utara Alun-alun kota, Hotel Indonesia Jl. KH. Mustain, Hotel Jawa Timur Jl. Veteran, Penginapan Patimura Jl. Patimura, Hotel Kevin dan Hotel Bintang Jl. Tuban – Babat setelah pertigaan Manunggal Selatan.
“Kita sajikan data rumah makan yang beroperasi saat buka dan sahur, begitupun dengan hotel juga sudah kita data, apabila dibutuhkan pemudik,” papar Perwira menengah tersebut.
Mantan Kasubdit III Ditreskrimum Polda Jateng itu juga menyarankan kepada pemudik, apabila lelah atau ngantuk saat berkendara atau menegmudi agar tidak segan-segan istirahat di tempat wisata yang ada di Tuban.
Ada tempat-tempat wisata menarik yang layak dikunjungi agar pikiran bisa rileks untuk melanjutkan perjalanan lagi, yaitu wisata pantai Sowan di Kecamatan Bancar, wisata pantai Mangrove di Kecamatan Jenu, wisata religi Sunan Bonang sebelah barat alun-alun Tuban, wisata pantai Kelapa di Kecamatan Palang, dan wisata religi Syech Ibrahim Asmorokondi di Kecamatan Palang.
Baca: Belanja Cinderamata di Pasar Beringharjo, Tak Hanya Batik Loh
“Yang lelah maupun ngantuk saat perjalanan mudik silahkan menikmati wisata yang ada, jangan sampai lelah dan ngantuknya jadi bencana,” imbau Nanang.
Kapolres juga tak segan untuk memberikan daftar nomor penting yang sekiranya dibutuhkan pemudik saat melintas di wilayah Pantura Tuban. Hal itu dilakukan untuk memudahkan pemudik yang akan menempuh perjalanan jauh, apabila mengalami kendala di jalan.
Untuk nomor Polres Tuban (0356) 322022, RS Umum (0356) 323266, 321010, RS Medika Mulya (0356) 324618, 322744, RS Muhammadiyah (0356) 321334, Derek DPU (0356) 321460, 326517, Derek PT. SG TBN (0356) 325001, Joko Derek (0356) 327852, Kholil Derek 081 330 159 474, Chainsaw operator (Pak Yono) 0858 5305 6006, Bengkel Mobil Prospek (0356) 332370, Dewi Motor Honda (0356) 321659, Toyota Auto 2000 (0356) 412000, Adam Motor Honda (0356) 321806, dan Cipto Motor Honda (0356) 324065.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/pantura_20180611_103803.jpg)